Pelatih Juventus Luciano Spalletti. (Instagram.com/juventus)
JawaPos.com–Juventus memasuki pekan krusial yang bisa menentukan arah klub hingga musim depan. Dua pertandingan melawan Galatasaray dan Roma bukan sekadar soal hasil, tetapi juga menyangkut masa depan pelatih Luciano Spalletti dan direktur utama Damien Comolli.
Situasi ini muncul setelah performa Juventus kembali tidak stabil. Kekalahan dari Como di Serie A membuat langkah Bianconeri menuju empat besar tersendat. Di sisi lain, Roma berpeluang menjauh jika mampu memaksimalkan laga berikutnya.
Target minimal musim ini, seperti lolos ke fase gugur Liga Champions dan finis di empat besar klasemen Serie A kini tidak lagi terasa aman. Sejak meraih Coppa Italia pada 2024, Juventus belum benar-benar menemukan kestabilan permaina.
Pergantian pelatih dan jajaran manajemen terjadi cukup cepat. Investasi yang sudah banyak digelontorkan, namun hasil di lapangan belum sesuai ekspektasi.
Luciano Spalletti datang membawa harapan baru. Dia berusaha membangun kembali fondasi tim dengan pendekatan yang lebih personal kepada para pemain.
Beberapa nama kembali menunjukkan performa positif di bawah arahannya. Namun ketika tim dituntut tampil konsisten di level yang lebih tinggi, masalah mulai terlihat. Minimnya keseimbangan dan pengalaman membuat Juventus kerap kehilangan kontrol dalam laga penting.
Meski begitu, manajemen tidak hanya akan menilai dari hasil pertandingan semata. Spalletti dinilai masih memiliki kapasitas untuk membangun proyek jangka panjang.
Evaluasi tetap akan dilakukan, tetapi keputusan akhir diyakini mempertimbangkan banyak aspek. Termasuk perkembangan skuad secara keseluruhan.
Di sisi lain, sorotan juga mengarah ke Damien Comolli. Kebijakan transfer dalam dua bursa transfer terakhir dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan tim.
Beberapa pembelian belum memberi dampak signifikan, sementara celah di sejumlah posisi masih terlihat jelas. Kondisi ini membuat manajemen harus melakukan peninjauan menyeluruh.
Juventus kini berada di titik persimpangan. Hasil melawan Galatasaray dan Roma bisa menjadi penentu apakah pekerjaan yang sedang berjalan layak dilanjutkan atau perlu sebuah perubahan besar. Yang jelas, pekan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi tentang arah masa depan klub.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
