
Kekalahan bersejarah Juventus di Liga Champions usai kebobolan 5 gol dari Galatasaray. (Dok. Juventus)
JawaPos.com - Galatasaray tampil dominan saat melawan Juventus dengan skor 5-2 pada leg pertama playoff Liga Champions musim 2025/2026. Kemenangan besar itu memberi keuntungan tersendiri bagi wakil Turki jelang leg kedua.
Pertandingan yang berlangsung di RAMS Park, Istanbul, pada Rabu (18/2) itu menjadi ajang pesta gol Galatasaray, terutama di babak kedua. Galatasaray membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-15 melalui Gabriel Sara.
Gelandang asal Brasil itu sukses memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti untuk membawa tuan rumah unggul 1-0. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Juventus merespons cepat lewat Teun Koopmeiners yang mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-16.
Juventus bahkan berbalik unggul pada menit ke-32 lewat gol kedua Koopmeiners. Gol itu membuat tim asal Italia menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Memasuki babak kedua, Galatasaray menunjukkan perubahan drastis. Dilansir dari ESPN, tuan rumah langsung menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-49 lewat Noa Lang yang memanfaatkan bola pantul di depan gawang.
Galatasaray kemudian berbalik unggul pada menit ke-60 melalui Davinson Sanchez yang mencetak gol dari jarak dekat setelah situasi bola mati. Keunggulan 3-2 membuat Galatasaray semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan.
Situasi semakin sulit bagi Juventus setelah sang bek Juan Cabal menerima kartu merah pada menit ke-67. Bermain dengan 10 pemain membuat Juventus kehilangan keseimbangan, terutama dalam bertahan menghadapi tekanan tuan rumah.
Keunggulan jumlah pemain pun dimanfaatkan secara maksimal oleh Galatasaray. Noa Lang kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-74, memperlebar keunggulan menjadi 4-2.
Galatasaray memastikan kemenangan telak pada menit ke-86 melalui Sacha Boey yang mencetak gol dari sisi kanan kotak penalti setelah menerima umpan Victor Osimhen. Gol itu bertahan hingga peluit akhir dibunyikan sekaligus mengunci kemenangan 5-2 bagi Galatasaray.
Hasil itu pun mencatatkan sejarah baru yang kontras bagi kedua tim di Liga Champions. Dilansir dari TNT Sports, kemenangan Galatasaray itu menjadi pertama kalinya mereka mampu mencetak lima gol dalam satu pertandingan di Liga Champions sekaligus menjadi modal berharga untuk menghadapi leg kedua pada Kamis (26/2).
Sebaliknya, kekalahan Juventus menjadi catatan kelam karena untuk pertama kalinya Si Nyonya Tua kebobolan lima gol dalam satu laga Liga Champions. Kekalahan itu juga memperpanjang periode negatif Juventus dalam beberapa pekan terakhir.
Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, tim asuhan Luciano Spalletti itu telah menelan kekalahan kedua secara beruntun setelah sebelumnya tumbang di San Siro dengan skor 3-2 dan hanya meraih satu hasil imbang dalam empat pertandingan terakhir tanpa kemenangan di semua kompetisi.
Baca Juga: Revolusi Skuad! Real Madrid Siap Belanja Besar, Targetkan Enam Rekrutan di Bursa Transfer 2026
Juventus sebelumnya juga telah tersingkir dari perempat final Coppa Italia setelah kalah dari Atalanta dengan skor telak 3-0. Dilansir dari situs resmi Juventus, Luciano Spalletti mengakui performa timnya yang sedang menurun dan akan melakukan persiapan yang lebih matang pada leg kedua.
“Malam ini, karakter kami menurun, kami mengambil tiga langkah mundur. Kami gagal memahami tingkat kesulitan dan bahaya dari apa yang kami lakukan. Jika kualitas permainan kami menurun, kami akan selalu berada dalam risiko secara defensif. Kami akan mencoba melakukan analisis yang tepat menjelang pertandingan leg kedua,” kata Spalletti.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022