Barcelona dihancurkan Atletico Madrid 0-4. (Istimewa)
JawaPos.com - Barcelona datang ke Metropolitano dengan modal statistik yang sebenarnya cukup meyakinkan. Rekor tandang mereka solid, dominan dalam pertemuan terakhir kontra Atletico Madrid, dan performa di Copa del Rey juga tergolong stabil.
Namun, sepak bola tidak dimainkan di atas kertas. Dan di laga semifinal ini, realitanya jauh dari harapan.
Tanpa Marcus Rashford, Raphinha, dan Pedri, Hansi Flick memang kehilangan beberapa opsi penting sejak awal. Tapi, alasan itu saja jelas tidak cukup untuk menjelaskan kekalahan telak yang terjadi.
Melansir Barca Blaugranes, berikut tiga penyebab utamanya.
1. Intensitas yang Jauh dari Standar
Kekalahan bisa terjadi pada siapa pun. Bahkan tim terbaik dalam sejarah pun pernah tampil di bawah standar. Namun, ada satu hal yang tidak bisa ditawar: intensitas.
Di babak pertama, Atletico Madrid tampil seperti tim yang sedang bermain di final. Mereka lebih cepat dalam menutup ruang, lebih agresif dalam duel, dan hampir selalu memenangkan bola kedua. Sementara Barcelona? Terlihat setengah langkah lebih lambat di hampir setiap momen penting.
Atleti menekan dengan energi penuh. Operan mereka tajam, pergerakan tanpa bola hidup, dan setiap duel dimenangkan dengan determinasi tinggi. Sebaliknya, Barcelona tampak reaktif, bukan proaktif.
Dalam laga sebesar semifinal Copa del Rey, kurangnya intensitas adalah dosa besar. Dan itu terlihat jelas sepanjang 45 menit pertama.
2. Malam Buruk Alejandro Balde
Secara kolektif Barcelona memang tampil buruk, tetapi beberapa individu tampil jauh di bawah standar dan Alejandro Balde menjadi sorotan utama.
Sebagai bek sayap modern, Balde dituntut aktif membantu serangan sekaligus disiplin dalam bertahan. Masalahnya, kontribusinya di kedua sisi justru minim. Umpan silangnya tidak efektif, dan ketika terlalu maju, ia kesulitan kembali ke posisi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022