Atlético Madrid menghancurkan Barcelona 4-0 di leg pertama semifinal Copa del Rey. (Dok. Instagram/@atleticodemadrid)
JawaPos.com - Atletico Madrid tampil brutal dan tanpa ampun saat menjamu Barcelona di leg pertama semifinal Copa del Rey. Dalam 45 menit pertama yang nyaris sempurna, pasukan Diego Simeone mencetak empat gol dan menutup laga dengan kemenangan telak 4-0.
Hasil ini membuat juara bertahan Barcelona menghadapi misi yang nyaris mustahil di leg kedua. Sementara itu, Atletico sudah bisa mencium aroma final yang akan digelar di Sevilla pada bulan April.
Empat Gol, Empat Pukulan Telak
Melansir Al Jazeera, petaka bagi Barcelona dimulai sejak menit keenam. Eric Garcia mengirim umpan balik yang sebenarnya tidak berbahaya, namun kiper Joan Garcia salah mengantisipasi.
Bola lolos di bawah kakinya dan masuk ke gawang. Sebuah kesalahan fatal yang langsung memberi Atletico keunggulan.
Delapan menit berselang, tuan rumah menggandakan skor lewat serangan yang tertata rapi. Ademola Lookman menerima bola panjang di kiri, mengalirkannya ke Julian Alvarez, yang kemudian memindahkan arah serangan ke Nahuel Molina.
Umpan cerdik Molina disambut Antoine Griezmann dengan kontrol halus sebelum menaklukkan kiper dengan tembakan ke sudut bawah.
Gol ketiga lahir pada menit ke-33 lewat skema serangan balik cepat. Giuliano Simeone menusuk dari kanan dan mengirim umpan silang rendah ke Alvarez, yang kemudian memberi bola kepada Lookman. Tanpa kawalan berarti, pemain asal Nigeria itu menuntaskan peluang dengan tembakan akurat.
Hansi Flick mencoba merespons dengan memasukkan Robert Lewandowski pada menit ke-37 menggantikan Marc Casado. Namun, perubahan itu tak mampu membendung gelombang serangan Atletico.
Menjelang turun minum, kombinasi Lookman dan Alvarez kembali mematikan. Lookman mengirim umpan terobosan ke tengah, dan Alvarez melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang. Skor 4-0 saat jeda menjadi gambaran jelas betapa timpangnya laga ini.
VAR dan Frustrasi Barcelona
Barcelona mencoba bangkit di babak kedua. Fermin Lopez hampir mencetak gol, namun digagalkan Juan Musso.
Pada menit ke-52, Pau Cubarsí sempat menyambar bola rebound dan mencetak gol, tetapi dianulir karena offside setelah tinjauan VAR panjang hampir enam menit. Keputusan itu semakin menambah frustrasi tim tamu.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
