
Pelatih Manchester united Michael Carrick menghadiri konferensi pers. (Ash Donelon/Manchester United)
JawaPos.com–Pelatih interim Setan Merah, Michael Carrick menegaskan bahwa awal yang mengesankan sebagai manajer Manchester United tidak mengubah prospeknya untuk mendapatkan pekerjaan tetap secara permanen di Old Trafford.
Michael Carrick telah memimpin Bruno Fernandes cs merebut kemenangan berharga atas Manchester City, Arsenal, dan Fulham dalam tiga pertandingan pertama di Liga Inggris sebagai pengganti Ruben Amorim melatih Manchester United.
Hal ini memunculkan rumor kemungkinan bahwa Michael Carrick, mantan gelandang Inggris itu bisa mendapatkan peran tersebut secara permanen. Tapi pria berusia 44 tahun tersebut mengatakan bahwa potensi promosi menjadi manajer permanen Manchester United masih jauh.
”Tidak ada yang berubah (soal status pelatih sementara saya). Sejujurnya, itu tidak akan mengubah apa yang saya lakukan atau bagaimana perasaan saya tentang hal itu. Saya pikir saya sepenuhnya menyadari peran yang saya lakukan di sini dan tanggung jawab yang saya emban),” ujar Carrick dalam konferensi pers menjelang kunjungan Tottenham ke Old Trafford dalam pertandingan Liga Inggris pekan ke-25 pada Sabtu (7/2).
Dia menyatakan, ingin sukses di Liga Inggris. Carrick ingin Manchester United sukses hingga akhir musim.
”Entah itu saya, entah itu orang lain (yang meneruskan pekerjaan sebagai pelatih permanen musim mendatang). Pada tahap ini, saya tidak bisa mengendalikan itu, dan kita lihat saja nanti,” ucap Carrick.
United berkomitmen untuk melakukan proses perekrutan penuh saat mereka mencari pengganti Ruben Amorim, yang dipecat bulan lalu. Sedikit pendukung yang menjadikan Carrick sebagai pilihan pertama.
Akhirnya sang legenda Setan Merah itu ditunjuk sebagai manajer interim dengan berbagai keraguan yang akan memimpin ruang ganti hingga akhir musim, tetapi dengan cepat opini berubah setelah tiga kemenangan beruntun ini. Namun, Carrick percaya bahwa United tidak boleh terpengaruh oleh dampak hasil jangka pendek yang telah ia hasilkan beberapa pekan terakhir betapapun baiknya hasil tersebut hingga akhir musim.
”Hasil dalam jangka waktu singkat (tiga pertandingan terakhir) tidak mengubahnya (soal masa depan saya). Jika itu telah mengubahnya, ada sesuatu yang salah (dari keputusan klub). Kita tidak boleh langsung bereaksi berlebihan (soal tren positif), apakah ini benar-benar bagus atau ada beberapa masalah yang perlu kita selesaikan terlebih dahulu. (Tetapi) ini adalah kemajuan yang stabil,” lanjut pria kelahiran Wallsend ini.
Dia menambahkan, sepak bola bisa berubah dan berbalik dengan cepat. Semua harus tetap tenang dan terus fokus pada apa yang perlu dilakukan hingga akhir musim.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
