
Pelatih Manchester United Michael Carrick. (Dok. Manchester United)
JawaPos.com – Pelatih interim Manchester United Michael Carrick meminta manajemen klub untuk tidak terburu-buru memberinya pekerjaan permanen setelah debut awalnya yang impresif.
Dikutip dari situs berita Daily Mail, Carrick mengakui bahwa ia bisa menjadi kandidat, tetapi menegaskan masih terlalu dini untuk membuat penilaian berdasarkan beberapa hasil saja.
“Saya di sini, dan saya merasa seperti di rumah sendiri, tetapi saya sepenuhnya memahami situasinya. Jadi, saya tidak terlalu terbawa suasana (mengenai pekerjaan tetap),” kata Carrick.
Pelatih berusia 44 tahun tersebut berhasil membuat catatan impresif di awal kepelatihannya dengan mengalahkan Manchester City, Arsenal, dan Fulham dalam tiga laga secara beruntun.
Tiga kemenangan beruntun yang dibuat Carrick di awal kepelatihannya tersebut membuat Manchester United berhasil masuk empat besar klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026.
“Tidak ada yang berubah. Sejujurnya, (tiga kemenangan beruntun) itu tidak akan mengubah apa yang saya lakukan atau bagaimana perasaan saya tentang hal itu,” imbuh Carrick.
“Saya pikir saya sepenuhnya menyadari peran yang saya lakukan di sini dan tanggung jawab yang saya emban (sebagai pelatih Manchester United hingga akhir musim),” tambah Carrick.
Alih-alih memikirkan peluang tentang pekerjaan untuk menjadi pelatih permanen, Carrick lebih memilih untuk fokus pada cara meningkatkan dan mengembangkan Manchester United.
“Ini tentu saja tentang mencoba meningkatkan tim dan terus membuat Manchester United lebih kuat dan berkembang. Jadi, hasil dalam waktu singkat tidak mengubah itu,” jelasnya.
Carrick menilai hasil tiga laga positif di awal kepelatihannya belum dapat menjadi tolok ukur untuk langsung bereaksi bahwa kinerjanya sudah baik dan masih harus dilihat mendalam.
“Jika hasilnya berubah, ada sesuatu yang salah. (Kita) tidak bisa langsung bereaksi apakah itu benar-benar bagus atau apakah ada beberapa masalah yang perlu kita selesaikan,” tegasnya.
“Sepak bola bisa berubah dan berbalik dengan sangat cepat, jadi kita harus tetap tenang dan fokus pada apa yang perlu kita lakukan,” pungkas Carrick.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
