
Weston McKennie. (Istimewa)
JawaPos.com - Weston McKennie tengah berada di puncak performanya bersama Juventus. Setelah sempat hampir dilepas, gelandang asal Amerika Serikat ini kini menjadi salah satu sosok kunci di balik kebangkitan Si Nyonya Tua.
Musim ini, McKennie menunjukkan performa luar biasa. Dalam delapan pertandingan awal 2026, pemain berusia 27 tahun itu sudah mencetak empat gol.
Kehebatannya tak hanya terlihat dari statistik, tapi juga peran sentralnya dalam skema permainan yang diterapkan pelatih Juventus, Luciano Spalletti.
Sejak kedatangan Spalletti pada Oktober lalu, McKennie paling sering dimainkan di sisi kanan. Dari sana, ia bebas bergerak ke tengah, menyusup di antara lini, hingga naik sebagai penyerang bayangan.
“Dalam sepak bola modern, sistem tidak lagi kaku. Yang terpenting adalah membaca ruang dan mengambil keputusan di saat yang tepat,” ujar Spalletti dikutip dari The Guardians.
Filosofi itu cocok dengan karakter McKennie, pemain serbabisa yang bisa menempati hampir semua posisi di lapangan.
Musim lalu, McKennie tercatat bermain sebagai bek kiri, bek kanan, wing-back, gelandang bertahan, gelandang tengah, winger, gelandang serang, hingga penyerang.
Satu-satunya posisi yang belum ia coba hanyalah penjaga gawang. Hal inilah yang membuatnya menjadi pemain ideal bagi Spalletti, yang ingin timnya fleksibel dan adaptif di setiap pertandingan.
Meski tampil gemilang di Juventus, posisi McKennie di tim nasional Amerika Serikat masih belum jelas.
Pelatih Timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, sempat tidak memanggilnya pada laga persahabatan September dan November 2025.
Alasannya, menurut Pochettino, ia sudah mengetahui kemampuan McKennie. Namun, banyak pihak mempertanyakan keputusan ini, mengingat McKennie adalah salah satu pemain Amerika Serikat terbaik saat ini.
Spekulasi tentang masa depan McKennie di Juventus pun terus beredar. Namanya pernah dikaitkan dengan AC Milan, Napoli, hingga FC Cincinnati di MLS. Meski begitu, sang agen membantah berbagai rumor tersebut.
Juventus dikabarkan telah memulai negosiasi kontrak baru untuk memastikan McKennie tetap menjadi bagian penting tim.
Saat Juventus mengalahkan Parma 4-1 akhir pekan lalu, McKennie menjadi pusat permainan dan mencetak gol pembuka.
“Saya belum pernah bekerja dengan pelatih seperti Spalletti,” ujarnya. Spalletti pun memuji pemainnya itu, menyebut McKennie kuat di udara, agresif, dan mampu membuat keputusan tepat, Dia bahkan bisa menjadi penyerang yang sempurna,” tambahnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022