
Pelatih Inter Milan Cristian Chivu. (AP Photo/Antonio Calanni)
JawaPos.com–Inter Milan pulang dari markas Cremonese dengan hasil maksimal. Kemenangan 2-0 di Stadion Giovanni Zini, Minggu (1/2), bukan hanya menambah tiga poin penting, tetapi juga mempertegas kematangan permainan Nerazzurri di tengah padatnya jadwal kompetisi Serie A.
Pelatih Inter Milan Cristian Chivu menyambut hasil tersebut dengan sikap tenang. Dia menilai laga melawan Cremonese sebagai ujian penting bagi timnya, terutama dalam hal membaca situasi pertandingan dan menentukan cara terbaik untuk mengamankan kemenangan.
”Kami mengambil kemenangan ini dengan cara yang dewasa. Inter Milan mampu memahami momen-momen krusial dan tahu bagaimana harus bersikap di lapangan,” ujar Chivu dalam sesi konferensi pers seusai laga dikutip dari Gazzeta.it.
Baca Juga: Imbangi Persebaya Surabaya dengan 10 Orang, Pelatih Dewa United Anggap Pemain Lulus Ujian Mental!
Menurut pelatih asal Rumania itu, Inter Milan tetap berusaha menguasai permainan sesuai dengan kondisi yang dihadapi. Meski begitu, dia tak menampik bahwa tempo permainan sempat melambat, terutama dalam fase menyerang.
”Secara permainan, kami tetap berada dalam jalur yang kami inginkan. Namun memang ada momen di mana energi kami tidak cukup untuk menekan garis pertahanan lawan dengan intensitas tinggi,” kata Chivu.
Gol yang tercipta sebelum turun minum pun dianggapnya sangat krusial untuk membuka jalur kemenangan. Memasuki babak kedua, Inter Milan bermain lebih pragmatis. Chivu menilai penurunan intensitas adalah hal yang wajar mengingat keunggulan skor dan kondisi fisik pemain.
”Yang terpenting adalah hasil akhir. Kami berhasil memenangkan pertandingan ini, dan itu yang paling utama,” tambah Chivu.
Selain membahas jalannya laga, Chivu juga menyinggung soal Davide Frattesi yang belakangan menjadi sorotan. Dia menegaskan bahwa gelandang tersebut masih memiliki peran penting dalam skuad Inter.
”Frattesi adalah bagian dari tim ini. Kami percaya dengan kualitas yang ia miliki, Di sisa musim nanti, kami membutuhkan pemain-pemain seperti dia dalam kondisi terbaik untuk memberi solusi di pertandingan tertentu,” terang Chivu.
Terkait bursa transfer, Chivu memilih bersikap realistis. Fokus utamanya saat ini adalah menjaga kebugaran tim, mengingat Inter kembali akan melakoni laga penting dalam waktu dekat. Dia menegaskan tidak ingin terlalu terjebak dalam isu jual beli pemain.
”Kami bekerja dengan skuad yang ada sejak awal musim dan berusaha memaksimalkan semua pemain. Jadwal sangat padat, jadi prioritas saya adalah memulihkan energi. Tentu saja, saya akan senang ketika bursa transfer ini selesai,” ujar Chivu.
Kemenangan di Cremona membuat posisi Inter Milan semakin nyaman di papan atas klasemen Serie A. Lebih dari sekadar angka, hasil tersebut menunjukkan bahwa Nerazzurri semakin matang dalam mengelola pertandingan, sebuah modal penting dalam perburuan gelar musim ini.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
