
Pelatih Napoli Antonio Conte. (Instagram.com/napoli)
JawaPos.com – Antonio Conte gagal mengantarkan SSC Napoli melangkah lebih jauh di Liga Champions musim ini. Napoli hanya finis ke-30 di fase league sehingga tidak berlanjut. Dengan kegagalan tersebut, fokus Giovanni Di Lorenzo dkk musim ini hanya terpaku dalam ajang domestik. Masing-masing Serie A dan Coppa Italia.
Di Coppa Italia, Napoli ditantang Como 1907 dalam perempat final yang baru dimainkan bulan depan (11/2). Sementara di Serie A, Partenopei – sebutan Napoli – belum patah arang untuk mereduksi gap sembilan angka (43–52) dengan capolista Inter Milan.
Giornata ke-23 menjamu ACF Fiorentina di Stadio Diego Armando Maradona, Naples (siaran langsung ANTV/Vidio pukul 00.00 WIB) sekaligus menuntut Napoli tidak terpeleset. Sebab, Napoli juga bersaing dengan Juventus (42 poin) dan Como 1907 (40 poin) untuk finis zona Liga Champions (finis empat besar).
’’Ini pertarungan untuk kembali ke Liga Champions musim depan,’’ kata Conte dilansir dari Super Sport. ’’Kami harus bermain bagus, untuk mendapatkan kemungkinan berada di sana lagi (finis empat besar Serie A),’’ imbuh The Godfather – julukan Conte.
Maurizio Sarri jadi allenatore terakhir di Napoli yang sanggup bertahan di kursi pelatih sampai tiga musim. Setelahnya, mentok cuma sampai musim kedua. Bahkan, Luciano Spalletti yang membawa Napoli scudetto, tidak sampai musim ketiga.
Kontrak Conte masih akan berakhir saat musim panas 2027 mendatang. Di atas kertas, Conte masih bisa merasakan musim ketiga. Tapi, tangan besi Aurelio De Laurentiis, presiden Napoli, bisa mengubah semuanya.
’’Conte tidak boleh lagi membuat kesalahan. Dengan satu laga setiap pekan, dia sudah tidak boleh lagi melewatkan kesempatan finis zona Liga Champions. Jika tidak, anda akan tahu akibatnya,’’ kata pandit sekaligus mantan striker timnas Italia, Luca Toni, dilansir dari CalcioNapoli24.
Kehilangan Kans Raih Rp 200 Miliar
Sementara itu, konsekuensi tersingkir dari Liga Champions adalah Napoli kehilangan peluang meraih pundi-pundi uang. Seperti dilansir dari Tuttomercatoweb, angka yang lepas dari genggaman Partenopei bisa mencapai EUR 10 juta (Rp 200,2 miliar).
Prediksi Susunan Pemain
SSC NAPOLI (3-4-2-1): 1-Meret (g); 22-Di Lorenzo (c), 4-Buongiorno, 5-Jesus; 3-Gutierrez, 8-McTominay, 68-Lobotka, 37-Spinazzola; 26-Vergara, 20-Elmas; 19-Hojlund
Pelatih: Antonio Conte
Jersey pemain: Biru terang
Jersey kiper: Merah
ACF FIORENTINA (4-3-3): 53-Christensen (g); 29-Fortini, 6-Ranieri (c), 15-Comuzzo, 62-Balbo; 80-Fabbian, 27-Ndour, 4-Brescianini; 17-Harrison, 91-Piccoli, 22-Fazzini
Pelatih: Paolo Vanoli
Jersey pemain: Ungu
Jersey kiper: Hitam
Wasit: Federico La Penna
Stadion: Stadio Diego Armando Maradona, Naples
Siaran Langsung: ANTV/Vidio pukul 00.00 WIB
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022