
Jose Mourinho. (Istimewa)
JawaPos.com - Pertemuan Benfica dan Real Madrid di Liga Champions yang akan berlangsung pada Kamis (29/1), sarat emosi bagi Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal itu akan menghadapi mantan klub sekaligus salah satu anak asuhnya, Alvaro Arbeloa.
Benfica hanya memiliki satu pilihan saat menjamu Real Madrid, yaitu meraih kemenangan. Hasil imbang atau kekalahan akan membuat peluang Benfica untuk melaju ke fase berikutnya semakin menipis, sembari harus menunggu hasil dari para pesaing langsung di grup.
Situasi itu disampaikan Jose Mourinho dalam konferensi pers jelang pertandingan yang digelar di Lisboa, Portugal. Dilansir dari ESPN (27/1), Mourinho menegaskan bahwa laga melawan Real Madrid tidak mengubah target utama timnya.
Dalam kesempatan itu, Mourinho melontarkan pujian khusus kepada Alvaro Arbeloa yang saat ini menangani Real Madrid. Mourinho menyebut mantan bek timnas Spanyol itu sebagai salah satu pemain yang paling dia hargai secara personal.
“Alvaro adalah salah satu anak saya. Dari sisi kemanusiaan, hubungan pribadi, dan empati dia termasuk pemain favorit saya,” ujar Mourinho.
Meskipun demikian, pelatih berusia 63 tahun itu menegaskan bahwa perasaan pribadi tidak akan memengaruhi ambisinya di lapangan. Mourinho mengaku berharap Real Madrid tampil buruk khusus saat laga melawan Benfica.
“Saya ingin Real Madrid selalu sukses. Tapi besok, saya ingin mereka bermain buruk,” kata Mourinho.
Lebih lanjut, Mourinho juga menilai dunia kepelatihan sebagai profesi yang sangat berat, terutama bagi pelatih muda seperti Arbeloa. Mourinho menyoroti tekanan publik, kritik media, hingga pengaruh media sosial yang kerap membebani pelatih.
Menurut Mourinho, hal terpenting bagi Arbeloa bukan soal taktik atau strategi, melainkan kecintaan terhadap profesinya sebagai pelatih. Jika seorang pelatih benar-benar menikmati pekerjaannya, maka tekanan dapat dihadapi dengan lebih kuat.
Selain Arbeloa, Mourinho juga menyampaikan pesan emosional untuk Xabi Alonso yang baru saja diberhentikan dari kursi pelatih Real Madrid. Mourinho menyebut Alonso sebagai sosok yang juga sangat dibanggakannya.
“Xabi adalah salah satu anak saya juga. Dia merupakan sosok yang hanya menyisakan kenangan positif bagi saya,” kata Mourinho.
Mourinho mengaku bahagia melihat perjalanan karier Xabi Alonso, khususnya saat sukses bersama Bayer Leverkusen hingga akhirnya dipercaya menangani Real Madrid. Terkait pemecatan Alonso, Mourinho menegaskan tidak tertarik membahas alasan di balik keputusan klub.
“Dalam sepak bola, tidak ada yang benar-benar mengejutkan. Namun, saya yakin karier Xabi akan berjalan ke arah yang baik,” ujar Mourinho.
Di akhir konferensi pers, Mourinho juga menolak berkomentar mengenai Kasus Negreira yang kembali mencuat di Spanyol. Sang pelatih menegaskan fokusnya hanya tertuju pada pertandingan pada Kamis (29/1) dan masa depan timnya bersama Benfica.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
