Hansi Flick. (Dok Barcelona FC)
JawaPos.com – Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menegaskan bahwa ia tidak ingin terlalu memikirkan rekor kemenangan beruntun timnya yang kini mencapai 11 laga setelah sukses mengalahkan Racing Santander dengan skor 2-0 pada Jumat (16/1) dini hari. Kemenangan ini memastikan Barcelona melaju ke perempat final Copa del Rey.
Di babak kedua, Ferran Torres dan Lamine Yamal mencetak gol yang membawa Barcelona meraih kemenangan. Dengan hasil ini, mereka tidak mengalami nasib serupa dengan rivalnya, Real Madrid, yang sebelumnya tersingkir oleh Albacete di babak yang sama.
Kemenangan atas Racing Santander ini juga memperpanjang catatan kemenangan beruntun Barcelona menjadi 11 pertandingan di semua kompetisi. Ini merupakan rekor terpanjang kedua dalam sejarah klub, setelah pencapaian 18 laga tanpa kalah pada musim 2005/2006 di bawah kepemimpinan Frank Rijkaard.
"(11 kemenangan beruntun) Ini bukan apa-apa, (Saya tidak peduli) dengan statistik. Saya senang kami menang hari ini, untuk kami, klub, dan para penggemar. Ini berarti kami lolos ke babak selanjutnya dan inilah yang kami inginkan," ungkap Flick.
Flick juga menyadari bahwa pertandingan ini tidaklah mudah. Dia menekankan pentingnya menjaga clean sheet dan menyebutkan peluang besar yang dimiliki tim lawan. "Tentu saja, peluang besar yang mereka miliki untuk membuat skor menjadi 1-1, 30 detik sebelum gol kedua kami, penting untuk menyelamatkannya," tambahnya.
Manex Lozano, wonderkid dari Racing Santander, sempat memberikan ancaman bagi pertahanan Barcelona. Namun, ia gagal mengeksekusi dengan baik setelah mencoba melewati penjaga gawang Joan Garcia, yang kembali menunjukkan performa gemilangnya dengan melakukan penyelamatan penting.
"Terima kasih kepada Joan (Garcia), itu benar-benar (penyelamatan yang hebat). Itu adalah peluang besar bagi mereka tetapi dia menyelamatkan dengan baik dan, pada akhirnya, saya senang bisa lolos ke babak selanjutnya," lanjut Flick.
Flick juga menyampaikan bahwa bagi Racing Santander, pertandingan ini mungkin menjadi yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. "Bagi kami, ini juga pertandingan penting. Kami ingin menang setelah memenangkan Supercopa. Anda tidak memenangkan pertandingan ini karena nama, tetapi karena sikap. Inilah yang saya sukai dari tim," jelasnya.
Pelatih asal Jerman ini mengapresiasi performa Racing Santander, yang ia anggap sebagai tim yang sangat baik. "Kami bermain serius, dengan sikap dan mentalitas yang tepat, tetapi Racing bermain sangat bagus. Saya berharap yang terbaik untuk mereka di musim ini; mungkin musim depan kita akan bertemu lagi di LaLiga," tutupnya.
Sejak kekalahan terakhir mereka dari Chelsea pada bulan November lalu, Barcelona telah menunjukkan performa yang mengesankan. Mereka kini unggul empat poin di puncak La Liga, berhasil meraih Piala Super Spanyol, dan terus melaju di Copa del Rey.
Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Hansi Flick dan timnya untuk mempertahankan dominasi mereka di Spanyol setelah musim lalu meraih semua trofi domestik, meskipun gagal di kompetisi Eropa.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
