
Pelatih kepala Como Cesc Fabregas. (X/@cesc4official)
JawaPos.com–Cesc Fabregas menegaskan tidak melihat perbedaan gaya bermain yang begitu besar antara Como dan Inter Milan. Como menelan kekalahan menyakitkan 0–4 di Giuseppe Meazza, pada Minggu (7/12).
Di bawah asuhan pelatih asal Spanyol ini, I Lariani merupakan salah satu tim kuda hitam dengan performa terbaik di liga Italia. Termasuk pertahanan terbaik di seluruh divisi dan tidak pernah kebobolan lebih dari satu gol per pertandingan.
Meskipun dikenal dengan intensitasnya, Inter Milan yang sudah diunggulkan melanjutkan penampilan gemilang lewat gol pembuka Lautaro Martinez. Kemudian Marcus Thuram, Hakan Calhanoglu, dan Carlos Augusto menutup pesta gol ke gawang Como yang dijaga Jean Butez.
"Hal tersulit bagi saya saat ini adalah menganalisis hasil (kekalahan) 4-0 yang sangat telak. Sejujurnya sulit menjelaskan (tentang kekalahan) ini, orang-orang mungkin tidak suka saya mengatakannya,” ujar Fabregas kepada DAZN Italia.
“Tetapi saya tidak melihat perbedaan gaya bermain sepak bola yang begitu besar antara kedua tim malam ini. Yang saya lihat adalah (kualitas) serangan kelas dunia. Saya merasa ada perkembangan dari tim saya hari ini," imbuh dia.
“Yang tidak terjadi ketika Anda menang dan orang-orang menyebut Anda jenius. Setelah kekalahan telak (dari Inter ini), Anda bisa belajar lebih banyak, Anda menghargai segalanya dengan sedikit lebih baik,” lanjut pria berusia 38 tahun ini.
"Jangan lupa, Como meraih 60 poin dalam 38 putaran terakhir Serie A, itu mengesankan! Como melakukan segalanya dengan benar, kami kalah melawan lawan yang sangat kuat hari ini. Tetapi saya lebih suka kalah dengan bertahan menggunakan formasi 6-3-1, atau 5-4-1," imbuh dia.
"(Tapi) ini memang kekalahan berat dan memang pantas, karena Inter adalah tim yang sangat kuat, dan saya akan berada di sini (Guiseppe Meazza) untuk menonton mereka (Inter) melawan Liverpool agar saya bisa terus belajar. Kami akan terus melaju dengan kepala tegak," tutur dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022