
Pemain FC Barcelona Dani Olmo. (X/@daniolmo7)
JawaPos.com - FC Barcelona kembali ke jalur kemenangan setelah menaklukkan Deportivo Alaves 3-1 di Camp Nou.
Dari sisi teknis, ada banyak hal positif yang dapat dicatat oleh Hansi Flick. Mulai dari performa impresif Dani Olmo, kontribusi aktif Raphinha, hingga menit bermain penting untuk Pedri yang baru saja pulih dari cedera. Namun, di balik kemenangan tersebut, suasana di kubu Barcelona justru dipenuhi kekesalan.
Seperti dilaporkan SPORT, Flick dan staf pelatih Barcelona merasa sangat tidak puas dengan kepemimpinan wasit Miguel Angel Ortiz Arias pada laga tersebut.
Barcelona dan Flick Sangat Tidak Puas
Meski meraih tiga poin, Barcelona merasa diperlakukan tidak adil. Masalah terbesar datang dari dua kartu merah yang diberikan kepada staf pelatih di sisi lapangan.
Asisten pelatih Jose Ramon de la Fuente dan Marcus Sorg diusir keluar lapangan pada fase akhir pertandingan, yang berlangsung cukup tegang.
Pihak Barcelona menyalahkan ofisial keempat, yang menurut mereka gagal mengelola situasi dan tidak berkomunikasi dengan baik ketika emosi mulai memuncak.
Flick pun kebingungan melihat mengapa bangku cadangannya menjadi sasaran, terutama karena sebelumnya mereka sudah menerima beberapa kartu merah yang dinilai tidak masuk akal.
Keputusan Penalti yang Diabaikan
Selain insiden kartu merah, keputusan kontroversial lainnya juga menjadi sumber kemarahan. Para pemain Barcelona merasa ada dua situasi yang tidak digubris.
Pertama, saat Lamine Yamal terjatuh di kotak penalti dan tampak kesakitan, tetapi wasit enggan meninjau ulang insiden tersebut. Kedua, Dani Olmo juga terlibat dalam situasi yang dinilai layak diperiksa melalui VAR, namun kejadian itu kembali dilewatkan tanpa tinjauan.
Keputusan-keputusan tersebut membuat Flick semakin geram, terutama karena dua asistennya kini akan absen dalam laga penting melawan Atletico Madrid. Dengan larangan mendampingi tersebut, Flick diprediksi akan menghadapi pertandingan besar itu hampir sepenuhnya sendirian di area teknis.
Barcelona mungkin meraih kemenangan, tetapi rasa frustrasi terhadap perangkat pertandingan jelas menjadi catatan besar yang menodai malam yang seharusnya berjalan positif.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
