
Pemain Aston Villa Donyell Malen. (Instagram.com/avfcofficila)
JawaPos.com-Unai Emery mengakui Aston Villa hampir membuat diri mereka kesulitan saat melawan Young Boys Jumat (28/11) dini hari. Tapi secara keseluruhan dia senang meraih kemenangan 2-1 di Liga Europa.
Donyell Malen mencetak dua gol pada babak pertama dan membawa Villa mengendalikan pertandingan. Gol pemain pengganti Joel Monteiro pada menit ke-90 hampir menciptakan akhir yang menegangkan.
Malen telah mencetak 12 gol dalam 19 penampilan Liga Europa, mencetak delapan gol untuk PSV, satu gol untuk Borussia Dortmund, dan sekarang tiga kali untuk Villa.
Tim asuhan Emery telah memenangkan keenam pertandingan kandang mereka di kompetisi Eropa pada tahun 2025 (tiga di Liga Champions dan tiga di Liga Europa). Sejak awal musim 2023/2024, Villa telah memenangkan lebih banyak pertandingan kandang dibandingkan klub lain (13 dari 15 pertandingan).
Kemenangan ini membawa Villa mengoleksi 12 poin dan menempati posisi ketiga dalam tabel liga. Mereka sejajar dengan Lyon dan Midtjylland di posisi pertama dan kedua.
Emery gembira karena timnya mampu mempertahankan posisi kuat di papan atas klasemen saat mereka melanjutkan perjuangan untuk mendapatkan tempat kualifikasi otomatis.
"Kami mengalami momen buruk di kompetisi ini, kalah melawan Go Ahead Eagles," ujar Emery kepada VillaTV.
"Namun, di kompetisi ini, jika Anda tidak menghormati setiap tim, tidak menghormati kompetisi ini, Anda bisa mendapatkan, di beberapa momen, hasil yang buruk," imbuh dia.
Setelah itu, Aston Villa fokus pada kompetisi dengan serius dan menghormati setiap tim.
"Kami menang melawan satu tim yang lebih baik dari pertandingan terakhir, kami bermain lebih baik dari pertandingan terakhir yang kami mainkan di Liga Europa melawan Maccabi (Tel Aviv)," papar Emery.
“Dan (hari ini) benar-benar pertandingan yang sangat bagus, bagaimana kami mendominasi, mendapatkan keuntungan dari hasil tersebut,” imbuh dia.
Villa menyelesaikan pertandingan dengan 2,2 gol yang diharapkan (xG) dari 19 tembakan, dan delapan tepat sasaran, meskipun mereka hanya menguji Marvin Keller tiga kali di babak kedua.
Young Boys berusaha bangkit dan Emery menekankan bahwa Villa perlu menjaga fokus mereka hingga menit terakhir.
"Tahun lalu, kami membutuhkan gol di akhir untuk bisa masuk delapan besar, dan tentu saja, jika kami bisa mencetak gol, lebih baik memanfaatkan keuntungan ini," tambah Emery.
"Tetapi saya pikir pada babak kedua, kami sedikit santai, kami hampir mendapat peluang dan mencetak gol, kami tidak kejam seperti yang kami perlukan," terang dia.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
