Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 November 2025 | 14.12 WIB

Kapten Van Dijk: Liverpool Harus Bercermin Setelah Kekalahan Memalukan di Kandang

Kapten Liverpool, Virgil van Dijk. (Dok Liverpool FC) - Image

Kapten Liverpool, Virgil van Dijk. (Dok Liverpool FC)

JawaPos.com-Virgil van Dijk mendesak para pemain Liverpool bercermin setelah Nottingham Forest mengalahkan The Reds dengan skor telak 3-0 di kandang sendiri. Juara bertahan Liga Inggris kalah untuk keenam kalinya dalam tujuh pertandingan liga terakhir.

Enam kekalahan Liverpool di liga sama banyaknya dengan yang mereka derita dalam 58 pertandingan sebelumnya. Kapten Van Dijk tidak tanggung-tanggung dalam memberikan penilaian keras atas usaha mereka.

"Semua orang kecewa, seperti yang seharusnya, karena kekalahan di kandang sendiri dari Nottingham Forest, di mata saya, sangat buruk," kata pemain internasional Belanda itu kepada Premier League Productions.

"Setidaknya itu yang bisa saya katakan. Gol-gol yang kami kebobolan terlalu mudah dan kita semua harus bercermin," imbuh dia.

"Saya sudah lama di klub ini dan kami telah melewati masa-masa sulit. Kami akan bangkit kembali, tetapi itu tidak terjadi dalam semalam. Saya bukan orang yang mudah menyerah dan kami akan terus maju," tandas Van Dijk.

"Saya tidak bisa memutuskan apa yang akan dilakukan para pendukung jika mereka pulang lebih awal. Saya tahu para penggemar telah melalui suka dan duka bersama kami. Mereka akan tetap bersama kami saat kami keluar dari situasi ini karena kami akan keluar dari situasi ini," sambung dia.

Perjuangan yang sama dialami pertahanan Slot untuk gol pembuka Murillo ketika tendangan sudut Elliot Anderson yang setengah dihalau membuat Liverpool kebobolan gol kesembilan di Liga Inggris dari bola mati musim ini, tidak termasuk penalti.

Jumlah tersebut sama dengan jumlah gol yang mereka terima sepanjang musim lalu (sembilan), sementara empat di antaranya berasal dari tendangan sudut, satu lebih banyak dari jumlah gol yang mereka terima dari situasi serupa di liga pada musim 2024/2025 (tiga).

Van Dijk turut bertanggung jawab atas buruknya pertahanan terhadap bola mati. Penyelamatannya tidak cukup kuat untuk mengatasi bahaya awal.

"Kami kebobolan terlalu banyak gol mudah. ​​Mereka jelas mencetak gol lagi dari situasi bola mati," tambah dia.

"Anda bisa bertanya apakah dia berada di depan Alisson, tapi itu dihitung, jadi kami tertinggal 1-0," kata dia.

"Kami kurang bagus dalam hal pertempuran, tantangan, pertarungan, terlalu terburu-buru. Situasinya sangat sulit saat ini. Ada rasa gugup setelah kebobolan, tapi tidak sebelumnya. Kami mencoba terburu-buru, dan itu manusiawi ketika berada di masa sulit," sambung dia.

"Kita sedang berada di masa yang sangat sulit. Kita tidak bisa keluar dari situasi ini hanya dengan membicarakannya. Butuh kerja keras," terang Van Dijk.

"Ini masalah. Semua orang di tim juga harus bertanggung jawab. Sepak bola adalah tim dan semua orang harus bertanggung jawab. Kita harus mencerna ini dan menerimanya dengan lapang dada. Kita perlu bekerja lebih keras. Kita harus terus maju," ucap Van Dijk.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore