Kiper tim nasional Haiti Johny Placide ketika bermain untuk Bastia (Sport Passion Info)
JawaPos.com – Kiper veteran tim nasional Haiti Johny Placide optimistis bahwa mereka sudah siap menghadapi pertarungan berat untuk memperebutkan tiket menuju Piala Dunia 2026.
Dikutip dari laman resmi FIFA, Placide mengatakan bahwa timnya termotivasi penuh untuk menghadapi Nikaragua dalam pertandingan terakhir babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONCACAF (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia) pada Rabu (19/11) dini hari.
Haiti sebelumnya berhasil membawa pulang tiga poin setelah mengalahkan Kosta Rika di Stadion Ergilio Hato, Willemstad, Curaçao, pada Jumat (14/11).
“Kami bermain melawan Kosta Rika yang merupakan favorit di grup, tim yang sangat sulit untuk dihadapi, dan saya pikir semua orang berada dalam pola pikir yang tepat,” kata Placide.
“Saya pikir kemenangan (ketika melawan Kosta Rika) itu memang pantas, meskipun kami harus berjuang (untuk mengamankan poin) di babak kedua,” kenangnya.
Placide mengakui bahwa timnya berada dalam satu grup bersama Honduras dan Kosta Rika yang merupakan langganan Piala Dunia.
“Memang benar ketika kami melihat grupnya, kami tahu itu akan sulit. Tapi kami orang Haiti, suka menantang diri sendiri, kami mendorong diri sendiri melewati kesulitan,” tuturnya.
Placide juga berkata bahwa timnya termotivasi penuh untuk menghadapi Nikaragua pada Rabu (19/11) dini hari nanti.
“Kami belajar dari pertandingan pertama melawan Nikaragua, di mana kami menang 3-0 dan kemudian kalah dari Honduras,” ucap kiper yang bermain untuk klub Prancis Bastia tersebut.
“Kami melihat bahwa kami bisa langsung dihukum jika kami sedikit mengendur, jadi kami harus belajar darinya (kekalahan dari Honduras),” ucapnya.
“Apa pun bisa terjadi (dalam pertandingan melawan Nikaragua), tetapi kami harus siap menghadapi pertarungan berat untuk mengamankan tiket Piala Dunia,” imbuh Placide.
Placide merasakan bahwa timnya mengalami kekecewaan besar ketika tidak bisa bermain di kandang mereka sendiri.
“Tidak bisa bermain di kandang sendiri adalah kekecewaan besar, itu sebuah kerugian,” ungkapnya.
“Tetapi lolos dengan cara ini akan menjadi sumber kebanggaan yang sangat besar bagi kami dan rakyat Haiti,” tambah pemain berusia 40 tahun tersebut.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
