Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 November 2025 | 17.02 WIB

Psywar Eduardo Perez! Persik Kediri 12 Kali Jebol Gawang Persebaya Surabaya, Bikin Bonek Was-was

Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, tidak sempat membaca kritikan tajam Bonek di medsos karena lebih fokus memperbaiki performa timnya. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, melontarkan komentar yang langsung menyita perhatian jelang duel menghadapi Persik Kediri pada pekan ke-12 Super League musim 2025/2026. Eduardo menyebut Persik sebagai tim kuat, namun pernyataan itu justru menjadi psywar halus yang membuat skuad Green Force bisa tampil lebih lepas dan tanpa tekanan.

Laga Persik Kediri kontra Persebaya Surabaya akan digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (7/11/2025).

Persebaya Surabaya datang dengan modal positif setelah pekan sebelumnya menundukkan Persis Solo dengan skor 2-1, hasil yang kembali mengangkat kepercayaan diri tim.

Eduardo menegaskan persiapan tim berjalan intensif meski waktu pemulihan cukup singkat. Ia menyebut tim tetap fokus membenahi aspek internal sambil menganalisis karakter permainan Persik Kediri secara mendetail.

“Kami sudah bersiap dengan waktu yang mepet, kurang dari seminggu. Seperti biasa, fokus kami adalah pada diri sendiri, menganalisis lawan, dan mencapai kondisi terbaik untuk bermain,” ucapnya di Gresik, Kamis (6/11/2025).

Kemenangan atas Persis Solo menjadi energi baru untuk tim. Selain menambah poin, hasil itu juga memunculkan lagi mental kompetitif di dalam skuad yang sempat naik turun performanya.

Soal rotasi pemain, Eduardo memilih bersikap fleksibel. Menurutnya, keputusan akhir siapa yang turun akan dipastikan setelah sesi latihan terakhir guna menyesuaikan kondisi fisik dan kesiapan mental tiap pemain.

"Saya akan menunggu sampai latihan terakhir untuk menentukan siapa yang akan bermain. Mungkin itu hal yang biasa dilakukan setiap pelatih,” ujarnya.

Pernyataan Eduardo soal kekuatan Persik Kediri menjadi sorotan. Ia menilai Persik memiliki materi pemain berkualitas dan pola permainan yang stabil, hal yang membuat pertandingan nanti tidak akan berjalan mudah.

Namun, justru dari penilaian itu tersimpan strategi psikologis.

Dengan mengakui kekuatan Persik, Eduardo berusaha mendorong skuadnya bermain lebih cair, tanpa canggung, karena status tekanan tidak hanya berada di sisi Persebaya Surabaya.

"Persik adalah tim yang kuat, tapi kami juga tim yang kuat. Kami menghormati Persik Kediri, tetapi tentu saja setiap laga kami selalu mempersiapkan diri untuk meraih tiga poin,” tegasnya.

Kalimat tersebut mengindikasikan keseimbangan antara rasa hormat dan optimisme. Persebaya Surabaya seolah ingin menunjukkan identitas tim besar yang tetap percaya diri tanpa harus bersuara berlebihan.

Secara catatan pertemuan, duel Persik dan Persebaya Surabaya terbilang berimbang. Dari sembilan laga yang pernah tersaji di Liga Indonesia, Persebaya Surabaya menang tiga kali, Persik dua kali, dan empat laga berakhir imbang.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore