Pelatih Real Madrid Xabi Alonso. (Dok. Real Madrid)
JawaPos.com - Menjelang pertandingan melawan Liga Champions melawan Liverpool, Xabi Alonso selaku pelatih Real Madrid memandang laga melawan The Reds sebagai duel klasik yang kaya akan sejarah.
Melansir dari kanal youtube Diario AS, pada Selasa (4/10). Bagi dirinya, kembali ke Liverpool selalu terasa spesial, namun fokus utama tim adalah memainkan pertandingan yang baik dan meraih hasil yang positif di Anfield.
"Saya berupaya keras agar emosi nostalgia tersebut tidak menguasainya, demi memastikan persiapan dan fokusnya terhadap pertandingan tetap prima dan tidak terganggu," ungkap Alonso.
Alonso mengakui Stadion Anfield dapat menciptakan suasana "volkanik" yang memicu momen-momen gila dalam pertandingan. Dirinya menyampaikan banyak tim lain yang sudah pernah mengalami atmosfer ini.
Sehingga persiapan mental sangatlah penting untuk menghadapi lingkungan yang padat energi seperti ini, bertujuan untuk merespons dengan baik, terutama di momen-momen genting.
Selain itu, Alonso juga menjelaskan terkait timnya memilih berlatih di Valdebebas (Madrid) daripada di Liverpool.
"Keputusan ini saya ambil bukan karena adanya kecurigaan, melainkan murni alasan taktis untuk mengontrol lingkungan secara lebih baik dan tidak memberikan petunjuk taktis mengenai formasi atau set-piece kepada lawan," ujarnya.
"Dengan begitu, tim mampu mengendalikan lingkungan latihan dan dapat mempersiapkan pertandingan secara maksimal tanpa ada risiko kebocoran informasi," tambahnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022