Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Oktober 2025 | 01.37 WIB

Reformasi Besar Sepak Bola Perguruan Tinggi di AS: Musim Kompetisi Diperpanjang Hingga 2026!

Sepak Bola AS merekomendasikan perpanjangan musim NCAA. (ESPN) - Image

Sepak Bola AS merekomendasikan perpanjangan musim NCAA. (ESPN)

JawaPos.com-Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (U.S. Soccer) tengah mendorong reformasi besar dalam sistem sepak bola perguruan tinggi. Melalui rekomendasi resmi Komite Sepak Bola Perguruan Tinggi NexGen, federasi mengusulkan agar musim kompetisi sepak bola putra NCAA diperpanjang hingga mencakup tahun akademik penuh mulai musim gugur 2026.

Langkah ini, jika disetujui NCAA, akan mengakhiri sistem tradisional yang selama puluhan tahun memusatkan seluruh kompetisi dalam satu semester. Perubahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keseimbangan antara beban akademik dan olahraga, serta memperkuat jalur pengembangan pemain menuju level profesional dan internasional.

CEO dan Sekretaris Jenderal U.S. Soccer JT Batson mengatakan, rekomendasi tersebut dirancang untuk dapat memberikan pengalaman atlet mahasiswa yang lebih baik. Juga untuk dapat memberikan stabilitas keuangan, dan untuk menyediakan kesempatan pengembangan pemain.

"Tiga hal yang diinginkan semua orang di olahraga perguruan tinggi. Kami optimistis hal ini dapat berjalan dengan cepat,” kata JT Batson kepada ESPN

Komite NexGen, yang beranggotakan 17 orang, terdiri atas pemimpin klub dan liga seperti MLS, NWSL, dan USL, serta direktur atletik dan presiden universitas. Kelompok ini diketuai Dan Helfrich, mantan CEO Deloitte Consulting.

Mereka menilai bahwa sistem sepak bola perguruan tinggi saat ini sudah tidak selaras dengan perkembangan sepak bola profesional modern, terutama dalam hal kalender kompetisi dan pemulihan pemain.

“Masalah utama sepak bola perguruan tinggi adalah jadwal yang padat yang membatasi pemulihan atlet, serta meningkatnya biaya yang terkait dengan perjalanan dan pramusim. Solusi utamanya adalah respons terhadap hal itu,” ujar Helfrich.

Dalam proposal yang dirancang, seluruh 213 program putra Divisi I tetap bersaing untuk kejuaraan nasional yang sama. Namun, mereka akan dibagi berdasar wilayah dan tingkat daya saing, dalam sistem yang menyerupai promosi dan degradasi.

Komite memperkirakan format baru ini bisa menghemat biaya operasional antara 25.000 dolar hingga 350.000 dolar per tahun, tergantung jarak perjalanan masing-masing program.

Musim baru akan dimulai pada pertengahan Agustus dan berlanjut hingga April, dengan jeda pertandingan dan latihan selama Desember hingga Januari. Pertandingan akan difokuskan di akhir pekan, bukan dijadwalkan padat di tengah pekan seperti format lama.

Babak kejuaraan dijadwalkan pada Mei, yang dinilai memberi ruang promosi dan dukungan penonton yang lebih besar karena tidak bersinggungan dengan turnamen perguruan tinggi lain.

Menurut Helfrich, perubahan ini tidak hanya menguntungkan segelintir pemain yang berkarier profesional, tetapi juga mayoritas atlet mahasiswa di tingkat universitas.

“Pengalaman dan implikasinya terhadap 14.000-15.000 pemain sepak bola Divisi I Amerika, dibandingkan dengan ratusan yang akan atau bisa bermain secara profesional, merupakan bagian dominan dari perdebatan komite,” ujar Helfrich.

“Itu selalu menjadi pertimbangan utama: bagaimana memastikan solusi yang bijaksana bagi kedua kelompok tersebut,” sambung dia.

Meski reformasi untuk sepak bola putra sudah jelas arahnya, komite menilai sepak bola putri memerlukan waktu lebih lama untuk kajian mendalam.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore