
Gol Mason Mount dan Benjamin Sesko bawa Manchester United tundukkan Sunderland 2-0. (Instgram @manchesterunited)
JawaPos.com-Bermain dengan penuh kepercayaan diri, ambisi, dan ketegasan. Menyerang dengan ekspresif dan atraktif saat menguasai bola, serta kokoh saat bertahan tanpa bola. Itulah gambaran sempurna permainan United ketika diasuh Ruben Amorim tampil apik.
Meski begitu banyak pihak menyatakan, performa seperti itu belum konsisten selama masa kepemimpinan Amorim.
"Inilah cara Manchester United seharusnya bermain. Dengan rasa percaya diri, ambisi, dan ketegasan. Ekspresif dan menarik saat menguasai bola, serta solid tanpa bola," tulis laporan Daily Mail Sport.
Kemenangan 2-0 atas Sunderland menjadi titik terang bagi Amorim yang belakangan berada di bawah tekanan besar. Dua gol di babak pertama masing-masing dari Mason Mount dan Benjamin Sesko menjadi pembeda di Old Trafford.
"Pertandingan ini dimenangkan lewat dua gol di babak pertama. Mount tampil luar biasa, dan Sesko menunjukkan performa penyerang tengah yang lengkap," tulis laporan tersebut.
Mount membuka keunggulan dengan gol indah di menit ketujuh. Menerima umpan Bryan Mbeumo, dia mengontrol bola dengan satu sentuhan lalu melepaskan tendangan voli rendah ke sudut gawang Stretford End. Gol itu menjadi titik balik yang memicu gelombang kepercayaan diri di tubuh United.
Sesko kemudian menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan lemparan ke dalam dari Amad Diallo yang disundul salah arah oleh bek Sunderland, Nordi Mukiele. Penyerang muda asal Slovenia itu tanpa ampun menuntaskan peluang dari jarak dekat.
Penampilan gemilang Mount menjadi sorotan tersendiri. Setelah lama berkutat dengan cedera, pemain asal Inggris itu akhirnya menunjukkan kualitas terbaiknya pada pertandingan Sabtu (4/10) malam saat kontra Sunderland.
"Mount telah kesulitan sejak datang ke Old Trafford. Cedera membuatnya kehilangan momentum. Tapi kali ini, keputusan Amorim untuk menurunkannya terbukti tepat," tulis Daily Mail Sport.
Mount bahkan mendapat standing ovation dari publik Old Trafford saat digantikan Matheus Cunha pada menit ke-60.
Benjamin Sesko juga menunjukkan tanda-tanda mulai nyetel dengan permainan tim. Penyerang baru ini tampil impresif dalam peran sebagai ujung tombak, menampilkan permainan kombinasi dan penguasaan bola yang matang.
"Mbeumo menjadi pemain paling berbahaya bagi United. Dia kerap menambah keyakinan dalam permainan tim dan memaksa kiper Sunderland, Robin Roefs, bekerja keras," lanjut laporan tersebut.
Sementara itu, Senne Lammens, kiper anyar yang menggantikan Altay Bayindir, mencatat debut manis dengan beberapa penyelamatan penting termasuk di menit-menit akhir dari peluang Chemsdine Talbi.
Meski tampil menjanjikan, tantangan sesungguhnya bagi Amorim baru akan datang. Mengutip dari Daily Mail Sport, setelah jeda internasional, Manchester United harus bertandang ke markas juara bertahan Liverpool di Anfield.
"Tantangannya kini jelas. Lakukan hal yang sama di Anfield melawan sang juara bertahan Liga Premier, lalu bangun musim ini dari sana," tulis laporan tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Hapoel Beer Sheva vs Sabah FK di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Malaga: Los Rojiblancos Menang Tipis?
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Skor Celtic vs LASK Linz di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Potensi The Hoops Menang!
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
