Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Oktober 2025 | 14.31 WIB

Ruben Amorim Balas Kritik Wayne Rooney dan Gary Neville, Tegaskan Sistemnya Bukan Biang Kegagalan Manchester United

Ruben Amorim membalas kritik Wayne Rooney dan Gary Neville terkait sistem permainan Manchester United (Dok. Manchester United)

JawaPos.com - Pelatih Manchester United Ruben Amorim merespons keras kritik yang dilayangkan oleh dua legenda klub setan merah Wayne Rooney dan Gary Neville terkait sistem permainan 3-4-2-1 yang ia terapkan. Amorim menegaskan bahwa hasil buruk Setan Merah bukan semata karena sistem, melainkan faktor eksekusi dan momentum pertandingan.

Amorim kini berada dalam tekanan besar menjelang laga penting melawan Sunderland di Old Trafford, Sabtu (4/10). Dari enam laga awal Premier League musim ini, United menelan tiga kekalahan dan juga tersingkir memalukan dari Carabao Cup usai tumbang dari tim League Two, Grimsby Town.

Wayne Rooney secara terbuka menyatakan tidak yakin Amorim mampu membalikkan situasi Manchester United musim ini. Sementara Gary Neville menilai Amorim terlalu kaku dan enggan beradaptasi dengan sistem permainan lain.

Amorim memberikan tanggapan perihal tersebut dalam konferensi pers jelang laga hari ini.

“Itu hal yang normal. Anda tidak bisa lari dari hasil. Lalu ada beban dari musim lalu. Tapi bagi saya, musim lalu tidak penting,” ujarnya dikutip dari website resmi klub.

Amorim kemudian membela sistem taktiknya dengan tegas. Menurutnya, kesalahan tidak bisa hanya disematkan pada formasi jika sistem tersebut juga membawa kemenangan di laga lain.

“Kita sudah membicarakan ini. Musim ini kami memainkan enam laga dan kalah tiga. Kalau kalah dari Arsenal karena sistem, itu opini kalian. Tapi saat melawan Manchester City, apakah sistem jadi hal pertama yang kalian pikirkan? Saya rasa tidak,” tegas Amorim.

Pelatih berusia 40 tahun itu menjelaskan bahwa gol-gol yang bersarang ke gawang United bukan akibat formasi, melainkan kesalahan dalam momen tertentu. Ia menilai, bila sebuah sistem benar-benar tidak berfungsi, maka hal itu akan terlihat konsisten di setiap pertandingan bukan hanya sesekali.

“Kalau satu hal tidak bekerja, maka itu tidak akan bekerja setiap hari. Tapi kenyataannya, kami tidak kalah karena sistem. Itu opini saya, dan wajar orang punya opini berbeda,” ucap Amorim.

Neville sebelumnya menyebut Amorim sebagai pelatih yang keras kepala, sementara Rooney mengatakan kepercayaannya terhadap pelatih Portugal itu sudah menipis. Tidak terlalu diambil pusing Amorim memilih fokus ke performa tim bukan komentar yang berseliweran.

Laga melawan Sunderland akan menjadi ujian krusial bagi Amorim. Sunderland sedang dalam performa positif dan datang ke Old Trafford dengan kepercayaan diri tinggi.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Mereka bermain bagus dan percaya diri. Jelas kami akan berada di bawah tekanan, tapi kami harus siap menghadapinya,” ucap Amorim.

Meski tekanan semakin besar Ruben Amorim tetap meyakini formasi miliknya. Ia menilai perdebatan soal sistem hanyalah distraksi dari isu yang lebih besar konsistensi performa Manchester United. Dengan kritik tajam dari Wayne Rooney dan Gary Neville, serta posisi klub yang tertekan, laga melawan Sunderland bisa menjadi titik balik penting.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore