
Persib Alihkan Fokus Ke Laga ACL 2 Di Bangkok (sumber ig persib)
JawaPos.com - Persib Bandung mencoba segera bangkit setelah menelan kekalahan menyakitkan di kompetisi domestik. Usai tumbang 1-2 dari Persita Tangerang pada pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026, Maung Bandung kini mengalihkan fokus ke panggung Asia. Mereka akan menantang wakil Thailand, Bangkok United, dalam laga kedua Grup G AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 di Stadion BG, Rabu (1/10).
Laga ini datang di tengah jadwal yang sangat padat. Persib hanya memiliki waktu empat hari untuk memulihkan kondisi dan menyiapkan strategi setelah pertandingan melawan Persita. Tekanan semakin besar karena tim asuhan Bojan Hodak tidak hanya dituntut untuk tampil kompetitif di liga, tetapi juga menjaga asa di kompetisi antarklub Asia.
Pelatih Bojan Hodak memahami betul bahwa situasi ini tidak bisa dihindari. Dengan jadwal seketat ini, rotasi pemain akan menjadi kunci agar Persib tetap bisa menjaga performa di dua kompetisi sekaligus.
"Kami pernah melaluinya sejak tampil di AFC tahun lalu, tahun ini juga pada dasarnya sama. Kami harus melakukan rotasi pemain dan itu kenapa kami memiliki jumlah pemain yang besar," kata Hodak, dikutip dari laman ileague.id, Selasa (30/9).
Kedalaman skuad memang menjadi salah satu alasan Persib berani memasang target tinggi di musim 2025/2026. Namun masalah kebugaran tetap menghantui. Sejumlah pemain inti tak bisa diturunkan. Penjaga gawang utama, Teja Paku Alam, tidak diboyong ke Thailand karena sakit.
Selain itu, gelandang Marc Klok serta penyerang asing Berguinho baru pulih dari cedera ringan. Hodak bahkan memilih tidak memasukkan Berguinho ke daftar susunan pemain saat melawan Persita, demi menjaga kondisi sang penyerang agar lebih siap di laga Asia.
"Bergi cedera, itu alasannya dia tidak ada (di line up). Alasan lain adalah hanya boleh ada sembilan pemain asing di dalam daftar (susunan pemain). Jadi, karena itu namanya tak ada. Saya harap dia tersedia di laga menghadapi Bangkok tapi kami masih belum yakin," jelas Hodak.
Kekalahan dari Persita di Gianyar pekan lalu jelas menjadi pukulan. Persib sejatinya datang sebagai juara bertahan dengan ambisi mempertahankan dominasi di BRI Super League. Namun Persita tampil mengejutkan dan berhasil mencuri kemenangan 2-1.
Hasil itu memperlihatkan bahwa Persib belum benar-benar stabil di awal musim. Konsentrasi yang terpecah antara liga domestik dan Asia bisa menjadi faktor. Karena itu, duel melawan Bangkok United akan menjadi ujian mental sekaligus momentum untuk kembali ke jalur kemenangan.
ACL 2 musim ini merupakan ajang baru yang mempertemukan tim-tim papan atas dari berbagai negara Asia, meski berada satu level di bawah AFC Champions League utama. Bagi Persib, tampil di turnamen ini adalah kesempatan membuktikan diri di pentas regional.
Kekalahan tentu akan membuat situasi semakin sulit. Karena itu, poin di Thailand menjadi harga mati. Meski lawan yang dihadapi bukan tim mudah, Hodak yakin anak asuhnya bisa tampil lebih solid dengan persiapan singkat yang ada.
Persib membutuhkan keseimbangan antara menjaga performa di BRI Super League dan menjaga asa di ACL 2. Bila terlalu fokus ke liga domestik, peluang di Asia bisa menguap. Sebaliknya, bila habis-habisan di Asia tanpa rotasi cerdas, mereka bisa tertinggal jauh di klasemen liga.
Laga melawan Bangkok United akan menjadi tolok ukur sejauh mana Persib bisa mengelola tekanan, rotasi, dan konsistensi. Dukungan penuh bobotoh diharapkan bisa menjadi energi tambahan meski pertandingan digelar di luar negeri.
Apabila mampu membawa pulang poin dari Thailand, Persib akan menjaga kans lolos fase grup ACL 2. Sekaligus, kemenangan di laga ini akan memulihkan kepercayaan diri skuad setelah kekalahan dari Persita. Kini semua mata tertuju ke Stadion BG, tempat Maung Bandung akan kembali menguji ketangguhan dan mental juara mereka di panggung Asia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022