Declan Rice kini menjelma sebagai spesialis tendangan bebas Arsenal di Liga Champions (Instagram @declanrice)
JawaPos.com - Nama Declan Rice semakin harum di Eropa usai tampil luar biasa di perempat final Liga Champions 2024/25 lalu. Gelandang Arsenal itu mencetak dua gol indah dari tendangan bebas ke gawang Real Madrid, yang kemudian mengundang reaksi positif dari legenda sepak bola Inggris seperti David Beckham, Frank Lampard, dan Steven Gerrard.
Rice sendiri mengaku tak pernah menyangka dirinya bakal dipercaya sebagai eksekutor bola mati. Namun, keyakinan Mikel Arteta dan tim pelatih Arsenal membuatnya bertransformasi menjadi spesialis set-piece yang kini disegani di level tertinggi.
Dalam wawancara eksklusif bersama TNT Sports, Rice mengaku awalnya ragu ketika diberi kepercayaan mengambil bola mati.
“Saya tidak datang ke sini untuk menjadi pengambil set-piece, tapi pelatih dan staf punya keyakinan pada saya. Bahkan mereka lebih percaya daripada saya sendiri,” ungkap Rice.
Seiring waktu, kepercayaan itu berbuah manis. Ia konsisten mencetak gol maupun assist dari situasi bola mati. Dua golnya melawan Real Madrid pada April lalu menjadi bukti nyata. Momen itu bukan hanya mengangkat Arsenal, tetapi juga membuat dunia melihat sisi baru dari gelandang berusia 25 tahun tersebut.
Aksi Rice langsung mendapat perhatian dari para legenda. Ia bercerita bagaimana ponselnya penuh dengan pesan pujian.
“Saya rasa Beckham mengirim pesan. Begitu banyak legenda Inggris juga menghubungi saya, seperti Frank Lampard dan Steven Gerrard,” kata Rice.
Pujian dari trio legenda Inggris itu semakin menegaskan betapa luar biasanya penampilan Rice. Beckham dikenal sebagai maestro tendangan bebas, sementara Lampard dan Gerrard merupakan ikon lini tengah Inggris di era 2000-an.
Selain membicarakan perannya di Arsenal, Rice juga menyinggung perkembangan pemain muda akademi. Ia mencontohkan Max Dowman, pemain berusia 15 tahun yang sudah berani tampil percaya diri di ruang ganti tim utama.
“Saya tidak pernah melihat anak 15 tahun yang begitu nyaman di sekitar tim utama. Ketika saya seusianya di West Ham, saya pasti hanya diam di pojok,” ujar Rice.
Ia menekankan pentingnya dukungan mental dan lingkungan yang sehat bagi perkembangan pemain muda.
Performa Rice sebagai spesialis bola mati semakin menambah kekuatan Arsenal di pentas Eropa. Dua gol ke gawang Real Madrid bukan hanya mengantar The Gunners melangkah lebih jauh di Liga Champions, tetapi juga menegaskan status Rice sebagai salah satu gelandang terbaik Inggris saat ini.
Dari pujian Beckham, Lampard, hingga Gerrard, Rice kini benar-benar menjadi inspirasi. Dengan konsistensi, ia diyakini akan terus menjadi kunci bagi Arsenal di Liga Champions dan Premier League.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
