Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 September 2025, 19.17 WIB

Dean Huijsen Pernah Menolak PSG, Kini Bersinar di Real Madrid

Dean Huijsen Pernah Menolak PSG, Kini Bersinar di Real Madrid - Image

Dean Huijsen Pernah Menolak PSG, Kini Bersinar di Real Madrid

JawaPos.com - Dean Huijsen bisa dibilang menjadi salah satu rekrutan paling sukses Real Madrid musim ini. 

Meski masih muda dan minim pengalaman di level tertinggi, bek asal Spanyol itu langsung menjelma menjadi figur penting dalam skema pertahanan Xabi Alonso.

Dengan kedewasaan, ketenangan, serta disiplin bertahan yang jarang dimiliki pemain seusianya, Huijsen kini dianggap sebagai salah satu bek tengah dengan performa paling stabil di awal musim ini.

Namun, perjalanan karier Huijsen bisa saja mengambil arah berbeda. Pada tahun 2024, ia sempat masuk dalam radar Paris Saint-Germain, yang menjadikannya salah satu target utama untuk memperkuat lini belakang.

Agen sang pemain, Ali Barat, mengungkapkan bahwa kliennya kala itu menolak tawaran PSG bukan karena Real Madrid, melainkan karena faktor kesempatan bermain.

Dean Huijsen dianggap sebagai pilihan yang menjanjikan bagi PSG pada tahun 2024. Ia yakin akan mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain reguler di Bournemouth dibandingkan dengan PSG,” ujar Barat kepada RMC Sport.

Keputusan itu terbukti tepat. Bersama Bournemouth, Huijsen mulai menunjukkan potensinya di Premier League hingga akhirnya menarik perhatian Real Madrid.

Pada akhir musim 2024/25, Huijsen pun resmi bergabung dengan Real Madrid dengan biaya transfer sekitar €58 juta. 

Proses perekrutannya berjalan cepat karena Los Blancos dinilai memberikan proyek yang sesuai dengan perkembangan sang pemain.

“Ketika Real Madrid ikut dalam perburuan untuk merekrutnya, mereka menunjukkan keyakinan yang kuat dan menawarkan proyek yang selaras sempurna dengan perkembangannya. Baginya, Real Madrid mewakili visi yang tepat untuk masa depannya,” kata Barat.

Huijsen telah tampil di seluruh pertandingan Real Madrid sejauh musim berjalan. Namun, ia akan melewatkan laga kontra Espanyol akhir pekan ini karena skorsing kartu merah yang diterimanya.

Meski begitu, kiprah Huijsen sudah cukup membuktikan bahwa menolak PSG untuk tetap fokus berkembang adalah keputusan terbaik dalam kariernya. 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore