Real Madrid gagal banding atas kartu merah Dean Huijsen (Instagram @deanhuijsen)
JawaPos.com - Real Madrid dipastikan kehilangan bek muda Dean Huijsen saat menghadapi RCD Espanyol akhir pekan ini, Sabtu (20/9).
Banding yang diajukan Los Blancos terkait kartu merah sang pemain saat melawan Real Sociedad ditolak Komite Disiplin Royal Spanish Football Federation (RFEF). Keputusan ini menambah sorotan tajam terhadap kontroversi wasit dan sistem VAR di La Liga.
Huijsen diusir wasit Gil Manzano pada menit ke-32 setelah melanggar Mikel Oyarzabal. Wasit menilai tindakan itu sebagai upaya menggagalkan peluang mencetak gol yang jelas. Dalam laporan resminya, Manzano menulis, “Dia diusir karena menjatuhkan lawan dan dengan demikian mencegah peluang gol yang nyata.”
Real Madrid menilai keputusan itu keliru. Klub berargumen bahwa Eder Militao berada cukup dekat dengan bola sehingga peluang Oyarzabal tidak sepenuhnya terbuka. Video bukti pun diajukan, namun ditolak Komite Disiplin.
Komite merujuk pada Pasal 27 Kode Disiplin yang menegaskan bahwa laporan wasit bersifat mengikat kecuali ada kesalahan material yang jelas. “Penilaian tentang ada atau tidaknya peluang mencetak gol merupakan keputusan teknis yang menjadi tanggung jawab wasit,” bunyi pernyataan resmi RFEF.
Dengan demikian, Huijsen tetap dijatuhi hukuman larangan bermain satu laga ditambah denda administratif.
Ironisnya, Referees Committee (CTA) justru mengakui bahwa kartu merah tersebut keliru. Juru bicara CTA, Marta Frias, menyebut, sanksi yang tepat seharusnya hanya kartu kuning.
Namun, Frias juga menegaskan VAR tidak salah karena insiden itu termasuk dalam kategori abu-abu yang masih bisa diinterpretasikan berbeda. “VAR hanya turun tangan pada kesalahan yang jelas, sedangkan keputusan ini masih dalam wilayah interpretasi,” tambahnya.
Bagi Huijsen, hukuman ini menjadi pukulan di awal kariernya bersama Real Madrid. Bek berdarah Belanda-Spanyol itu baru saja menjalani debut di Liga Champions melawan Olympique Marseille. Kini, ia harus menerima sorotan publik dan harus absen pada laga La Liga selanjutnya.
Meski kecewa, klub tetap memberikan dukungan penuh. Real Madrid bahkan siap melanjutkan banding hingga ke Pengadilan Arbitrase Olahraga demi membersihkan nama sang pemain.
Kasus kartu merah Dean Huijsen menjadi ujian awal bagi perjalanan kariernya di Real Madrid. Meski Komite Disiplin RFEF menolak banding, dukungan dari klub menunjukkan kepercayaan pada potensinya. Kontroversi ini menegaskan kembali bagaimana keputusan wasit, VAR, dan aturan disiplin sering kali menjadi sorotan dalam persaingan ketat La Liga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
