Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 September 2025 | 01.15 WIB

SC Telstar Kritisi EAFC 26, dari Nama Klub Salah hingga Wajah Pemain Diedit Seperti Anak Kecil

SC Telstar. (Dok. Instagram/@telstar1963nv) - Image

SC Telstar. (Dok. Instagram/@telstar1963nv)

JawaPos.com - Tim promosi baru Eredivisie, SC Telstar, melontarkan kritik pedas terhadap gim sepak bola terbaru EAFC 26. Klub asal Velsen-Zuid ini baru saja mencatat sejarah kembali ke kasta tertinggi Liga Belanda setelah 47 tahun lebih banyak tampil di kasta kedua.

SC Telstar, yang merupakan mantan klub pemain Timnas Indonesia Shayne Pattynama dan Stefano Lilipaly, merasa kecewa dengan banyaknya kesalahan yang muncul di dalam gim tersebut.

Melalui akun resmi X mereka, @telstar1963nv, pihak klub menyampaikan beberapa keluhan yang dinilai merugikan identitas tim. Pertama, nama klub di gim hanya tertulis "Telstar", bukan "SC Telstar" sebagaimana seharusnya. Padahal, bagi klub yang baru saja merayakan promosi bersejarah, detail nama resmi menjadi hal penting sebagai bentuk pengakuan.

Kritikan kedua muncul soal daftar skuad. Dalam gim EAFC 26, SC Telstar hanya memiliki 12 pemain. Padahal, skuad aslinya berjumlah 27 pemain yang terdaftar secara resmi di Eredivisie musim ini. Kekurangan lebih dari setengah pemain tentu membuat klub Eredivisie ini merasa diremehkan, apalagi mengingat mereka kini bersaing dengan tim-tim besar Belanda.

Hal yang paling membuat heboh adalah masalah wajah pemain. SC Telstar mengeluhkan bahwa foto para pemain di gim justru bukan wajah mereka saat ini, melainkan hasil editan yang menampilkan mereka seperti masih kecil. Bagaimana orang bisa mengenali pemain SC Telstar kalau tampilannya muka mereka malah seperti bocah.

Unggahan kritikan ini langsung menarik perhatian warganet, terutama para penggemar sepak bola Belanda. Banyak yang ikut menyoroti kelalaian EA Sports dalam menghadirkan detail klub, apalagi untuk sebuah tim yang baru saja promosi ke Eredivisie setelah penantian panjang hampir setengah abad.

Hingga berita ini diturunkan, pihak EA selaku pengembang gim belum memberikan tanggapan resmi terkait protes SC Telstar. Para fans pun berharap perusahaan segera memperbaiki kesalahan tersebut lewat pembaruan, agar klub kebanggaan Velsen-Zuid bisa tampil sesuai kenyataan di EAFC 26.

Bagi SC Telstar, promosi ke Eredivisie adalah momen emas yang ingin mereka rayakan dengan pengakuan penuh, baik di lapangan maupun dunia virtual. Sayangnya, untuk saat ini, mereka justru harus meluapkan kekecewaan melalui media sosial.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore