
Vinícius Junior. (Instagram @vinijr)
JawaPos.com – Vinícius Junior menghadapi situasi berbeda di Real Madrid pada era pelatih Xabi Alonso. Dari bintang utama, ia kini sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Pergeseran peran ini memunculkan pertanyaan tentang masa depannya di klub.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Kamis (18/9), Pemain Brasil itu duduk di bangku cadangan saat Madrid melawan Marseille di Liga Champions.
Hal serupa terjadi pada laga pembuka LaLiga kontra Oviedo. Kondisi ini menandai berakhirnya statusnya sebagai pemain yang tidak tergantikan.
Vinícius dikabarkan kesulitan memahami keputusan Alonso yang menurunkannya dari tim inti. Meskipun pihaknya menegaskan tidak ada rasa marah, ketegangan mengenai posisinya tetap terasa. Perubahan kebijakan pelatih menjadi sorotan di internal klub.
Kontrak Vinícius juga memicu kekhawatiran. Proses perpanjangan kontrak pemain 24 tahun itu dilaporkan tertunda. Rumor kepergiannya, baik pada musim panas mendatang atau setelah kontrak habis pada 2027, semakin menguat.
Xabi Alonso menanggapi isu ini dengan pernyataan tegas. Ia menekankan pentingnya rotasi dan menolak anggapan bahwa hanya pemain inti yang menentukan. Alonso menyatakan semua pemain dibutuhkan untuk menghadapi jadwal kompetisi yang padat.
Kini, Kylian Mbappé menjadi pusat serangan Madrid, menggantikan peran kepemimpinan yang dulu dipegang Vinícius.
Penurunan performa penyerang Brasil itu semakin memperjelas perubahan hierarki di lini depan. Namun, Alonso memuji kontribusinya dalam tugas pertahanan.
Transformasi Vinícius dari bintang utama menjadi pemain pendukung terasa jelas di Santiago Bernabéu.
Masa depannya di Madrid tetap belum pasti di tengah bayang-bayang dominasi Mbappé. ‘Kasus Vinícius’ menjadi topik hangat di kalangan pendukung Los Blancos.
