Erick Ten Hag. (Flashscore)
JawaPos.com – Erik ten Hag mengaku terkejut dengan keputusan Bayer Leverkusen memecatnya hanya setelah dua pertandingan.
Dilansir dari laman Flashscore pada Rabu (3/9), Pelatih asal Belanda itu menyebut keputusan tersebut sangat cepat dan tidak menunjukkan adanya rasa percaya dari manajemen klub. Kejadian ini ia nilai belum pernah terjadi sebelumnya dalam kariernya.
Leverkusen memulai musim Bundesliga dengan buruk setelah kalah 2-1 dari TSG Hoffenheim di laga pembuka. Hasil imbang 3-3 melawan 10 pemain Werder Bremen semakin memperburuk keadaan. Pada hari Senin, pihak klub resmi mengumumkan pemutusan kontrak Ten Hag.
Ten Hag baru ditunjuk sebagai pelatih pada bulan Mei lalu menggantikan Xabi Alonso. Ia dikontrak dua tahun setelah Alonso memilih pindah untuk melatih Real Madrid. Namun, masa jabatannya berakhir hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan.
Dalam pernyataannya, Ten Hag menyebut keputusan klub sangat disesalkan. Ia merasa tidak mendapatkan waktu cukup untuk membangun tim baru yang kohesif. Menurutnya, kepercayaan adalah hal penting yang tidak pernah diberikan sepenuhnya oleh manajemen.
Musim lalu, di bawah Alonso, Leverkusen meraih prestasi bersejarah dengan meraih gelar ganda domestik.
Mereka menjuarai Bundesliga tanpa kekalahan, mengangkat Piala Jerman, serta mencapai final Liga Europa. Pencapaian itu menjadi standar tinggi yang sulit dilanjutkan oleh penerusnya.
Eksodus pemain kunci pada musim panas lalu membuat pekerjaan Ten Hag semakin berat. Florian Wirtz, Jeremie Frimpong, Jonathan Tah, Granit Xhaka, dan Amine Adli semuanya hengkang. Kehilangan tersebut menjadikan tantangan membangun tim baru semakin besar sejak awal musim.
Ten Hag menegaskan ia memulai pekerjaannya dengan penuh keyakinan dan energi. Ia menyesalkan manajemen tidak memberinya kesempatan lebih panjang.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa klub yang pernah mempercayainya, seperti Ajax, selalu diganjar dengan kesuksesan dan trofi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022