
Ousmane Dembele. (Instagram @psg)
JawaPos.com – Ousmane Dembélé menjadi pahlawan kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) di final Piala Super UEFA setelah memicu kebangkitan dramatis dan memastikan gelar lewat eksekusi penalti penentu.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Kamis (14/8), PSG meraih trofi tersebut untuk pertama kalinya dalam sejarah klub setelah mengalahkan Tottenham di Udine. Tertinggal 0-2 hingga menit ke-84, Les Parisiens bangkit melalui gol Kang-In Lee dan Gonçalo Ramos.
Gol penyeimbang Ramos berawal dari umpan silang akurat Dembélé dari sisi kanan. Pemain asal Prancis itu kemudian mengeksekusi penalti dengan tenang pada babak adu tos-tosan, memastikan kemenangan PSG.
UEFA menobatkannya sebagai pemain terbaik final berkat kontribusi besar yang mengubah jalannya pertandingan.
Meski baru menjalani tujuh hari latihan jelang laga, Dembélé tampil penuh percaya diri di bawah arahan Luis Enrique.
Penampilannya menunjukkan kualitas teknik dan ketangguhan mental yang menjadi modal berharga PSG dalam menghadapi musim baru. Dengan klub memburu sextuple bersejarah, peran sang winger dinilai akan sangat krusial.
Kemenangan ini menjadi lebih dari sekadar penambahan koleksi trofi bagi PSG. Hasil tersebut menjadi pernyataan tentang ketahanan, kedalaman skuad, dan kemampuan bermain di bawah tekanan, faktor penting untuk sukses di kompetisi domestik maupun Eropa. Dembélé pun memperkuat posisinya sebagai kandidat kuat peraih Ballon d’Or tahun ini.
Kolaborasi efektif antara Dembélé, Kang-In Lee, dan Gonçalo Ramos menegaskan kekuatan lini serang PSG.
Seiring berjalannya musim, ambisi sang juara Prancis untuk mencetak sejarah tampak semakin realistis, dengan Ousmane Dembélé menjadi pusat dari setiap langkah menuju kejayaan.
