
Alejandro Garnacho. (Dok. MUFC)
JawaPos.com - Chelsea dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah serius untuk merekrut winger muda Manchester United, Alejandro Garnacho, di bursa transfer musim panas ini. Ketertarikan ini bukan sekadar rumor semata, sebab The Blues dikabarkan telah menyelesaikan proses pemeriksaan latar belakang terhadap sang pemain, sebagai bagian dari penilaian internal sebelum mengajukan penawaran resmi.
Pemain asal Argentina itu memang tengah berada di ambang pintu keluar dari Old Trafford, setelah tidak lagi masuk dalam rencana pelatih kepala Ruben Amorim. Dengan usianya yang masih 21 tahun, Garnacho masih memiliki masa depan cerah, dan Chelsea tampaknya enggan menyia-nyiakan peluang untuk memboyong talenta muda ini ke Stamford Bridge.
Konflik antara Garnacho dan Ruben Amorim bermula dari final Liga Europa pada Mei lalu. Dalam laga yang mempertemukan Manchester United dengan Tottenham Hotspur, Garnacho hanya duduk di bangku cadangan. Usai laga tersebut, sang pemain terang-terangan mengkritik keputusan pelatihnya melalui media sosial dan wawancara pasca pertandingan.
Tak hanya Garnacho, sang kakak sekaligus agennya juga ikut melontarkan kritik tajam terhadap Amorim. Imbas dari pernyataan itu, pihak klub pun langsung mengambil langkah tegas dengan memasukkan Garnacho ke dalam daftar jual. Menurut laporan The Telegraph, sejak saat itu Garnacho tidak lagi berlatih bersama skuad utama dan menjalani latihan terpisah di markas latihan Carrington.
Keputusan Amorim untuk mencoret Garnacho juga dikaitkan dengan kedatangan dua pemain anyar, Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo, yang disiapkan untuk mengisi posisi playmaker atau gelandang serang di skema barunya.
Chelsea Tak Ragu, Sudah Lakukan Pemeriksaan Karakter
Meski masa depan Garnacho di Manchester United tampak suram, Chelsea rupanya tetap menaruh minat besar pada pemain berpaspor Argentina tersebut. Menurut laporan eksklusif The Telegraph, klub asal London itu telah menyelesaikan proses pemeriksaan latar belakang terhadap Garnacho, termasuk menyelidiki sikap dan kepribadian sang pemain di dalam dan luar lapangan.
Hasil dari pemeriksaan tersebut dinilai cukup positif. "Chelsea tidak memiliki kekhawatiran soal karakter Garnacho," tulis laporan dari media Inggris tersebut. Bahkan, klub melihat adanya potensi besar dalam diri Garnacho, dan transfer ini dinilai masih sangat mungkin terjadi dalam waktu dekat.
Meskipun sempat ada kekhawatiran dari pihak luar soal sikap sang pemain, seperti insiden pada Februari lalu saat ia langsung masuk ke ruang ganti usai diganti dalam pertandingan melawan Ipswich Town, namun Chelsea melihat itu sebagai bagian dari proses pendewasaan pemain muda. Garnacho bahkan saat itu sempat meminta maaf secara terbuka kepada rekan-rekannya dan mentraktir makan malam sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Selain Chelsea, ada beberapa klub Eropa yang turut mengawasi situasi Garnacho. Napoli disebut-sebut pernah mengajukan dua tawaran pada Januari lalu, namun keduanya ditolak oleh Manchester United. Sementara itu, Atletico Madrid — klub masa kecil Garnacho — juga menunjukkan ketertarikan, namun belum membuat langkah konkret.
Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa Garnacho lebih memilih untuk tetap melanjutkan kariernya di Premier League. Pilihan itu membuat Chelsea berada dalam posisi terdepan untuk mendapat tanda tangan sang pemain. Klub lain seperti Aston Villa juga dilaporkan berminat, tapi belum ada pendekatan resmi yang dilakukan.
Satu hal yang masih menghambat proses transfer ini adalah perbedaan valuasi antara Chelsea dan Manchester United. Menurut sumber yang sama, The Blues hanya bersedia menggelontorkan dana maksimal sebesar 30 juta Poundsterling, atau setara Rp 639 miliar, untuk Garnacho.
Sementara itu, Manchester United awalnya membanderol Garnacho dengan harga tinggi yakni 70 juta Poundsterling (sekitar Rp 1,49 triliun). Namun, setelah tidak adanya klub yang bersedia membayar sebesar itu, klub dikabarkan sudah menurunkan harga menjadi 45 juta Poundsterling (sekitar Rp 958 miliar).
Kondisi ini membuat kedua pihak harus segera mencari jalan tengah jika ingin transaksi berjalan sebelum bursa transfer ditutup. Chelsea diyakini masih membuka ruang negosiasi, apalagi mengingat kebutuhan mereka untuk menambah kedalaman di sektor sayap menyerang.
Jika transfer ini terealisasi, Garnacho akan menjadi bagian dari revolusi lini depan Chelsea yang sedang dibangun ulang oleh pelatih Enzo Maresca. Dengan usia muda dan pengalaman di kompetisi top seperti Premier League dan Liga Europa, Garnacho bisa menjadi investasi jangka panjang yang sepadan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
