Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Juli 2025 | 18.48 WIB

Pisa SC Kembali ke Serie A Setelah 34 Tahun, Jay Idzes Jadi Buruan Utama di Bursa Transfer

Jay Idzes diminati 2 tim promosi Serie A (Instagram.com/@jayidzes)

 

JawaPos.com - Setelah penantian panjang selama lebih dari tiga dekade, Pisa SC akhirnya kembali ke panggung tertinggi sepak bola Italia, Serie A, musim 2025/2026. Klub legendaris yang pernah berjaya pada era 1980-an ini kini tengah menyusun ulang kekuatan, tak hanya demi bertahan, tetapi juga untuk bersaing secara kompetitif di kasta tertinggi. Salah satu langkah ambisius yang mereka tempuh adalah membidik bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes.

Bagi penggemar sepak bola Italia, nama Pisa SC bukanlah asing. Klub ini sempat menjadi rumah bagi legenda seperti Carlos Dunga, Wim Kieft, hingga Diego Simeone. Namun, setelah terdegradasi pada 1991, Pisa mengalami masa kelam dengan dua kali kebangkrutan pada 1994 dan 2009 yang memaksa mereka memulai ulang dari dasar piramida kompetisi.

Kebangkitan mulai terasa sejak era Gennaro Gattuso, yang sukses membawa Pisa promosi ke Serie B pada 2016. Kini, dengan pelatih anyar Alberto Gilardino, Pisa siap membuka lembaran baru di Serie A dan membuktikan bahwa mereka kembali bukan sekadar pelengkap.

Dalam upaya memperkuat skuad, manajemen klub bergerak agresif di bursa transfer musim panas. Jay Idzes, bek tengah Venezia yang juga merupakan kapten Timnas Indonesia, menjadi salah satu target prioritas.

Menurut laporan dari Sportmediaset, Pisa sudah memulai negosiasi awal dengan Venezia untuk merekrut pemain berusia 25 tahun itu. Meski belum ada kesepakatan resmi, minat kuat Pisa didasari pada kebutuhan akan sosok berpengalaman dan tangguh untuk memperkokoh lini belakang mereka.

"Negosiasi masih berlangsung. Pisa telah menanyakan langsung ketersediaan Jay untuk bergabung. Kita lihat apakah ini akan terwujud," tulis laporan tersebut yang dilansir dari @pemainketurunan.id.

Jay, yang musim lalu tampil konsisten dengan 35 penampilan sebagai starter, dikenal sebagai pemain yang fleksibel bisa bermain sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan. Ia juga kerap mengenakan ban kapten di Venezia, menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin di lapangan.

Sebelumnya, Jay Idzes juga sempat dikaitkan dengan Sassuolo Calcio, sesama klub promosi Serie A. Namun, Pisa tampaknya lebih serius dalam pendekatan, bahkan siap menikung pesaing mereka demi mengamankan tanda tangan sang pemain.

Pisa melihat Jay sebagai sosok ideal untuk membawa ketenangan dan kedisiplinan di lini belakang. Apalagi, pengalaman internasionalnya bersama Timnas Indonesia menambah daya tarik tersendiri.

Alberto Gilardino, legenda Italia yang kini melatih Pisa, telah memimpin latihan perdana di pusat latihan San Piero a Grado. Ia menyambut awal musim dengan semangat dan ambisi besar, dan perekrutan pemain seperti Jay Idzes bisa menjadi pondasi kuat untuk menyambut tantangan Serie A.

Pisa bukan lagi hanya kota dengan Menara Miring yang ikonik. Melalui kebangkitan klub sepak bolanya, kota ini kembali bersinar di peta sepak bola Italia. Jika transfer Jay Idzes benar-benar terwujud, bisa jadi inilah awal dari era baru yang penuh kebanggaan bagi Pisa SC dan pendukungnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore