Bek Real Madrid, Antonio Rüdiger memberi isyarat kepada wasit saat pertandingan Real Madrid vs CF Pachuca di penyisihan Grup H Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 (Dok. AP Photo/Chris Carlson)
JawaPos.com – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) kini secara resmi membuka investigasi atas dugaan insiden rasisme yang terjadi pada Antonio Rudiger saat laga Real Madrid vs Pachuca pada Senin, (22/6). Di laga penyisihan Grup H Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 itu, bek andalan Real Madrid, Antonio Rudiger diduga mendapat komentar bernuansa rasial yang dilontarkan oleh pemain CF Pachuca, Gustavo Cabral.
Insiden rasisme itu terjadi saat pertandingan memasuki menit-menit akhir. Saat itu, Real Madrid memimpin kemenangan dengan skor 3-1 atas Pachuca. Tudingan ini pun langsung ditanggapi secara serius oleh pihak penyelenggara.
FIFA seperti diketahui, memiliki 3 langkah dalam protokol anti-rasisme. Pertama, peringatan melalui speaker stadion. Kedua, menghentikan sementara pertandingan. Ketiga, jika masih lanjut maka pertandingan langsung dihentikan.
Namun dalam laga Real Madrid kontra Pachuca tersebut, pertandingan tetap dilanjutkan dan selesai sesuai waktu normal. Itu karena ujaran rasial diduga terjadi di menit-menit akhir pertandingan.
Meski begitu, wasit asal Brasil yang memimpin jalannya pertandingan tetap memberikan sinyal dengan menyilangkan lengannya dan kini FIFA mulai bergerak untuk melakukan investigasi lebih dalam. Mereka bertekad untuk bisa mengungkap kebenaran di balik dugaan yang telah mencoreng citra turnamen ini.
FIFA kini mulai bergerak secara cepat, Rabu (25/6) waktu Indonesia, mereka mengonfirmasi bahwa pihaknya kini tengah melakukan investigasi secara resmi.
“Setelah penilaian laporan pertandingan, komite disiplin FIFA telah membuka proses terhadap pemain Pachuca, Gustavo Cabral terkait insiden yang melibatkan dirinya dan Antonio Rudiger dari Real Madrid,” kata badan sepak bola tersebut.
Putusan kemungkinan akan dikeluarkan sebelum pertandingan Pachuca vs Al Hilal di Nashville, Kamis (26/6). Pertandingan itu juga akan menjadi pertandingan terakhir di penyisihan Grup H, selain itu tim asal Meksiko tersebut juga sudah dinyatakan gugur karena di dua pertandingan terakhir sudah dua kali menelan kekalahan.
Di samping itu, Gustavo Cabral yang dituduh melontarkan ujaran rasial membantah atas tuduhan rasisme tersebut. Ia berdalih hanya melakukan konfrontasi secara batas wajar dengan menggunakan penghinaan yang umum dilakukan di negara asalnya, Argentina.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
