Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Juni 2025 | 16.53 WIB

Nicolas Jackson Minta Maaf Usai Dikartu Merah di Piala Dunia Antarklub 2025: Saya Kecewa dan Marah pada Diri Sendiri

Nicolas Jackson. (Dok. Chelsea)

JawaPos.com- Penyerang Chelsea, Nicolas Jackson, akhirnya buka suara usai insiden kartu merah kontroversial yang ia terima dalam laga melawan Flamengo di ajang FIFA Club World Cup 2025. Melalui akun Instagram pribadinya, Jackson menyampaikan permintaan maaf terbuka atas tindakan cerobohnya yang berujung pada kekalahan The Blues.

"Saya ingin minta maaf. Kepada klub, staf, rekan setim, dan semua fans yang menonton, saya mengecewakan kalian. Kartu merah lagi dan jujur, saya sangat marah pada diri sendiri," tulis Jackson.

"Saya bekerja keras setiap hari untuk membantu tim, bukan membuat situasi seperti ini. Saya sendiri masih belum sepenuhnya mengerti bagaimana itu bisa terjadi. Tapi satu hal pasti itu tidak disengaja. Hanya momen di lapangan yang berjalan salah. Tidak ada alasan. Saya bertanggung jawab penuh. Saya akan merenung, berkembang, dan kembali lebih kuat untuk lambang ini dan untuk semua yang percaya pada saya. Maaf," lanjutnya.

Jackson diusir dari lapangan hanya empat menit setelah masuk sebagai pemain pengganti dan parahnya, itu terjadi tepat di hari ulang tahunnya yang ke-24. Saat ia masuk, skor masih imbang 1-1. Namun hanya beberapa menit berselang, Flamengo membalik keadaan menjadi 2-1 dan akhirnya menutup laga dengan kemenangan 3-1 atas tim asuhan Enzo Maresca.

Tindakan Jackson yang melakukan tekel berbahaya dengan sepatu mengarah ke kaki Ayrton Lucas tak bisa dimaafkan menurut banyak pengamat. Dalam kompetisi ini, pelanggaran semacam itu otomatis mendapat larangan satu pertandingan, tetapi FIFA bisa saja memperpanjang sanksi setelah meninjau ulang insiden.

Legenda Chelsea, Jon Obi Mikel, yang menjadi komentator untuk DAZN, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

"Tidak bisa dipercaya, itu kesalahan bodoh, bodoh, bodoh. Saya tidak tahu apa yang ada di kepalanya. Tim membutuhkan dia dan dia malah melakukan itu. Dia pernah melakukannya saat melawan Newcastle di laga penting dan kini mengulanginya lagi. Kamu tidak bisa terus membuat kesalahan seperti ini," ujar Mikel.

Saat ditanya apakah Jackson mungkin frustrasi karena kehilangan tempat di tim utama oleh Liam Delap.

"Saya tidak peduli soal frustrasi. Ini klub besar dan semuanya tentang persaingan. Jackson perlu berbicara dengan dirinya sendiri ke mana sebenarnya dia ingin membawa kariernya di Chelsea?," tambahnya.

Rekan setimnya, Marc Cucurella, juga mengungkapkan kondisi ruang ganti setelah laga.

"Dia sangat sedih. Dia mencoba merebut bola, tapi sialnya justru mengenai kaki lawan. Dia pemain muda yang berkualitas, tapi memang masih perlu belajar. Dia sudah minta maaf, dan dia tahu itu bukan tindakan yang disengaja," ucap Cucurella.

Kini Chelsea harus menghadapi laga hidup dan mati melawan Club Tunis di pertandingan terakhir fase grup. Kemenangan wajib diraih jika ingin mengamankan tempat di babak gugur tanpa Jackson yang akan absen karena sanksi.

Insiden ini menjadi titik balik atmosfer Chelsea di turnamen, dari kemenangan di laga pembuka menjadi sorotan tajam akibat ulah sang striker. Masa depan Nicolas Jackson di klub kini kembali diselimuti tanda tanya besar.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore