
Kapten Liverpool Virgil van Dijk (kiri) dan rekannya Ibrahima Konate menjadi andalan lini belakang.
JawaPos.com - Liverpool baru saja merayakan gelar Liga Inggris ke-20 mereka—sebuah pencapaian megah yang diraih dengan kerja keras, stabilitas tim, dan kepemimpinan yang solid. Namun, di balik euforia itu, ada bayang-bayang kekhawatiran yang tak bisa diabaikan: masa depan Ibrahima Konaté.
Bek tengah asal Prancis itu belum juga menandatangani perpanjangan kontrak, dan kabarnya tengah menjadi incaran klub-klub top Eropa, termasuk Real Madrid dan Paris Saint-Germain. Melihat situasi ini, The Reds pun bergerak cepat—dengan memberi tenggat waktu: deal sebelum akhir bursa musim panas, atau siap kehilangan.
Musim lalu, Liverpool dihantui isu kontrak dari sejumlah bintang utama. Nama-nama besar seperti Virgil van Dijk, Mohamed Salah, dan Trent Alexander-Arnold sempat menjadi headline lantaran belum ada kejelasan masa depan. Pada akhirnya, hanya dua yang bertahan—Van Dijk dan Salah.
Sementara Alexander-Arnold memilih hijrah ke Real Madrid, keputusan yang mengejutkan banyak fans The Reds. Kali ini, Liverpool tak ingin jatuh ke lubang yang sama. Kontrak Konaté yang akan habis pada akhir musim depan membuat klub tak punya banyak waktu untuk bersantai.
Menurut laporan dari Football Insider, manajemen Liverpool telah memberi batas waktu jelas: negosiasi kontrak dengan Konaté harus selesai sebelum jendela transfer musim panas 2025 ditutup. Jika tidak ada kesepakatan, maka klub siap mempertimbangkan tawaran dari pihak luar.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Jika Konaté tak juga memperpanjang kontraknya, maka musim panas ini adalah momen terakhir bagi Liverpool untuk menjualnya dengan harga maksimal. Jika mereka menunggu hingga musim dingin atau musim depan, potensi kehilangan sang pemain secara gratis menjadi sangat besar—seperti kasus yang terjadi pada beberapa klub besar lainnya di Eropa.
Konaté sendiri memainkan peran krusial dalam perjalanan Liverpool menuju gelar juara musim lalu. Ia tampil dalam 31 pertandingan Premier League dan menjadi starter dalam 30 laga—berduet solid dengan Van Dijk di jantung pertahanan. Fisik yang kuat, kecepatan, dan ketenangannya dalam membaca permainan membuatnya menjadi bek modern yang sangat dicari.
Namun, ketertarikan klub-klub lain terhadap Konaté bukanlah rumor belaka. Real Madrid, yang baru saja menggaet Alexander-Arnold secara gratis, disebut ingin mengulang strategi yang sama untuk Konaté. Mereka siap menunggu hingga kontraknya habis, atau jika memungkinkan, membelinya lebih awal jika Liverpool membuka pintu negosiasi.
Selain Madrid, juara Liga Champions Paris Saint-Germain juga masuk dalam radar. Klub asal Prancis itu tentu memiliki daya tarik tersendiri bagi Konaté, yang lahir dan besar di Prancis. Apalagi PSG tengah mencari sosok bek muda yang bisa menggantikan peran jangka panjang Marquinhos atau Skriniar.
Tak hanya dari Eropa, klub Timur Tengah juga mulai melirik. Al-Hilal dari Arab Saudi menjadi salah satu yang dikabarkan siap menawarkan kontrak fantastis kepada Konaté, seperti yang mereka lakukan terhadap beberapa bintang Eropa dalam dua tahun terakhir. Tapi Liverpool tahu, jika bisa menjaga sang bek, mereka punya fondasi kuat untuk musim-musim selanjutnya.
Mengingat pentingnya peran Konaté, Liverpool kabarnya bersedia menaikkan gaji dan durasi kontrak sebagai bagian dari kesepakatan baru. Negosiasi dengan agen sang pemain pun akan dipercepat dalam beberapa minggu ke depan.
Meski begitu, negosiasi kontrak bukan hanya soal angka. Konaté tentu ingin jaminan peran utama, kejelasan proyek tim, dan mungkin juga penghargaan atas kontribusinya. Jika ia merasa Liverpool tak memberikan itu, pintu keluar bisa menjadi pilihan realistis.
Bagi The Reds, mempertahankan pemain kunci seperti Konaté adalah soal menjaga konsistensi, apalagi ketika mereka baru saja kehilangan bek kanan andalan ke Madrid.
Keputusan besar akan diambil sebelum bursa transfer berakhir. Dan jika pada akhirnya Liverpool harus melepas Konaté, maka siapa penggantinya? Apakah klub punya daftar target darurat? Atau mereka siap mempromosikan pemain muda seperti Jarell Quansah ke peran lebih sentral?
Bursa transfer tak hanya soal beli dan jual pemain, tapi juga menjaga kestabilan tim. Liverpool, yang selama ini dikenal disiplin dan strategis dalam mengelola kontrak pemain, kini dihadapkan pada ujian baru. Kasus Konaté bisa menjadi titik penentu—apakah mereka akan terus menjaga fondasi pertahanan yang kuat atau kembali kehilangan pemain vital.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
