Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Mei 2023 | 16.10 WIB

Absennya MVP Serie A Bukan Alasan AC Milan Selalu Kalah-Nirgol dalam Tiga Derbi    

Ekspresi wide attacker Rafael Leao yang hanya bisa menonton Derby della Madonnina dalam first leg semifinal Liga Champions dari tribun Stadio San Siro kemarin (11/5) dini hari.

JawaPos.com – Rafael Leao tidak bisa tenang duduk di tribun Stadio San Siro. Wajah wide attacker AC Milan itu menyiratkan kekecewaan. Leao juga menutup wajahnya dengan kedua tangan ketika Derby della Madonnina kemarin (11/5) dini hari mendekati akhir pertandingan.

Kekalahan dua gol tanpa balas AC Milan oleh Inter Milan dalam first leg semifinal Liga Champions tersebut diklaim karena absennya Leao. MVP (pemain terbaik) Serie A musim lalu itu menepi karena cedera paha.

Tanpa Leao, Rossoneri –julukan AC Milan– harus menunggu setengah jam permainan untuk melepaskan tembakan pertama. Sebaliknya, Inter sudah menorehkan 5 tembakan dengan 2 di antaranya berbuah gol.

Total hanya 2 tembakan tepat sasaran yang dihasilkan AC Milan dengan 9 tembakan lainnya melenceng dalam laga bertajuk Euroderby tersebut. Berbanding Inter yang mencatat 5 tembakan tepat sasaran dan 6 tembakan melenceng.

Ucapan mantan striker AC Milan sekaligus Inter Christian Vieri bahwa Leao adalah satu-satunya pemain Rossoneri yang bisa mengubah keadaan seperti benar adanya.

”Bahkan, jika Leao kembali Selasa depan (second leg semifinal pada Rabu dini hari, 17/5, Red), itu tidak akan cukup membantu,” kata kolumnis Republicca Paolo Condo dalam analisisnya.

Leao memang punya peran vital bagi AC Milan seperti saat mengeliminasi peraih scudetto Serie A musim ini, SSC Napoli, di perempat final. Tapi, ketika Rossoneri kalah dalam dua derbi sebelumnya tahun ini, masing-masing 0-3 di Supercoppa Italiana (19/1) dan 0-1 dalam giornata ke-21 Serie A (6/2), Leao turut bermain.

Taktik allenatore AC Milan Stefano Pioli yang selalu buntu dalam derbi tahun ini pun dipertanyakan. Seperti yang diungkapkan mantan allenatore AC Milan Fabio Capello.

”Pioli tidak bisa menemukan penangkal (permainan Inter, Red) karena ini bukan kali pertama. Lini tengah (AC Milan) gagal sebagai filter (bagi pertahanan, Red) karena para gelandang Inter begitu bebas berkreasi dan mendikte permainan,” beber Capello kepada Sky Sport Italia.

Cedera yang dialami gelandang Ismael Bennacer pada menit ke-17 menambah kesulitan Pioli. Sebab, dari lima pergantian, hanya Junior Messias dan Divock Origi yang bertipikal ofensif. Tiga lainnya malah bertipe defensif.

”Dia (Leao) tidak ada di lapangan. Jadi, sepertinya tidak perlu membahasnya,” ucap Pioli ketika ditanya apakah absennya Leao memengaruhi taktiknya.

Di luar absen dalam Euroderby kemarin, Leao dikabarkan telah menyepakati ekstensi kontrak. Kontrak lama pemain 23 tahun itu habis pada musim panas tahun depan. Tuttomercatoweb melaporkan, kontrak Leao diperpanjang sampai musim panas 2028.

Perubahan pun terjadi pada nilai kontrak yang diklaim naik menjadi EUR 6,5 juta (Rp 105 miliar) per musim. Selain itu, AC Milan menetapkan klausul pelepasan kontrak Leao pada EUR 170 juta (Rp 2,73 triliun). 

Memagari Leao perlu dilakukan AC Milan karena pemilik Chelsea yang royal, Todd Boehly, sudah membidik pemain berkebangsaan Portugal itu sejak tahun lalu. 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore