Kapten Venezia dan timnas Indonesia Jay Idzes gagal menang saat lawan Cagliari (Dok. Venezia FC)
JawaPos.com – Kompetisi Serie A musim 2024/25 telah resmi berakhir pada akhir pekan lalu. Venezia menjadi salah satu tim yang terdegradasi ke Serie B, bersama dengan Empoli, dan Monza.
Kepastian Venezia turun ke Serie B terjadi usai tim asuhan Eusebio Di Francesco ini takluk 1-2 dari Juventus. Sementara itu kemenangan Lecce atas Lazio di laga terakhir juga membuat torehan poin Venezia gagal buat menembus batas aman bertahan di Serie A.
Kapten timnas Indonesia, Jay Idzes hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya berjuang menghadapi Juventus di laga terakhir. Idzes tidak bisa tampil lantaran mendapatkan akumulasi kartu kuning.
Usai menyaksikan timnya terdegradasi ke Serie B, Jay Idzes yang bergabung dengan Venezia sejak tahun 2023 tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Idzes mengaku jika terdegradasi ke Serie B terasa sangat menyakitkan. Ia menambahkan jika musim ini tidak berjalan sesuai dengan kemauan timnya, lantaran ia gagal memimpin Venezia untuk bertahan di Serie A.
“Rasanya sangat menyakitkan. Musim ini tidak berjalan sesuai keinginan kamu, sesimpel itu. Setelah promosi musim lalu, tujuan kami sangatlah jelas: bertahan di Serie A. Kami sudah mengecewakan semua penggemar,” tulis Idzes di akun media sosial resminya.
Ia menutup pernyataannya dengan memberikan rasa terima kasih kepada penggemar Venezia yang senantiasa terus mendukung timnya di masa-masa sulit. Ia percaya jika kesempatan ini bisa digunakan untuk membangun ulang timnya, dan kembali lebih kuat dari sebelumnya di masa depan.
“Sepanjang tahun kalian selalu ada bersama kami, selalu mendukung kami, dan tetap bersama kami di masa-masa sulit. Saya percaya bahwa hidup adalah tentang bagaimana kamu bereaksi dalam setiap situasi, terutama ketika menghadapi tantangan. Kami akan menggunakan kesempatan ini untuk membangun ulang tim dan kami akan kembali lebih kuat dari biasanya,” tutup Jay Idzes.
Jay Idzes bergabung dengan Venezia dari Go Ahead Eagles pada tahun 2023. Pada musim pertamanya di tanah Italia, ia berhasil membawa timnya promosi ke Serie A usai mengalahkan Cremonese di babak playoffs.
Musim ini juga menjadi momen bersejarah buat Idzes. Ia menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di Serie A sepanjang sejarah, dan menjadi kapten Venezia usai Joel Pohjanpalo hengkang ke Palermo pada bursa transfer musim dingin.
Penampilan apik Idzes di Venezia membawanya dipanggil ke timnas Indonesia pada tahun 2024. Ia menjalani debutnya buat tim Garuda pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Vietnam, dan mencetak gol pertamanya di laga keduanya buat tim asuhan Shin Tae-yong.
Setelah kompetisi Serie A berakhir, kini Idzes akan bergabung dengan timnas Indonesia jelang lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Idzes selanjutnya akan bertolak ke Bali, buat menjalani pemusatan latihan bersama pemain timnas Indonesia lainnya.
Pemain berusia 24 tahun ini juga diprediksi akan menjadi salah satu pemain andalan Patrick Kluivert dalam menyambut dua laga penting buat timnas Indonesia kontra Jepang dan Tiongkok.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
