
Antony berseragam Real Betis. (X: @antony00)
JawaPos.com–Tidak bisa dimungkiri, penampilan Manchester United musim ini jauh dari kata optimal. Anak asuhan Ruben Amorim ini kini terjebak di posisi ke-16 di klasemen sementara Liga Inggris.
Meskipun sudah menggelontorkan ratusan miliar rupiah untuk mendatangkan pemain di awal musim, nyatanya hal tersebut masih belum bisa mengatrol performa tim. Bahkan pencapaian mereka di Liga Inggris musim ini jauh merosot jika dibandingkan musim lalu.
Hal lain yang membuat hati penggemar Manchester United semakin sakit adalah melihat bagaimana pemain-pemain yang hengkang dari Old Trafford justru menemukan sinarnya. Berikut adalah tiga pemain Manchester United yang berhasil meningkatkan performanya saat berlaga di tim lain musim ini.
Antony
Gagal bersinar di bawah kepemimpinan Ruben Amorim membuat Antony memilih hengkang ke tim lain demi mendapatkan menit bermain. Pemain sayap kanan asal Brasil ini pindah ke Real Betis dengan status pinjaman pada bursa transfer musim dingin.
Bersama tim Spanyol tersebut, Antony menemukan magisnya kembali. Dia terpilih sebagai pemain terbaik di dua laga pertamanya bersama Real Betis, dan langsung mengklaim satu posisi di sebelas pertama tim asuhan Manuel Pellegrini.
Hanya dalam setengah musim, Antony mencetak 8 gol dari 24 laga bersama Real Betis di seluruh kompetisi. Dia bahkan turut mencetak gol saat Real Betis mengalahkan Fiorentina untuk melaju ke babak final UEFA Conference League.
Scott McTominay
Menjadi pemain jebolan akademi Manchester United, tidak menjamin Scott McTominay bisa dengan mudah menghuni lini tengah tim Setan Merah. Persaingan yang ketat di lini tengah musim ini, membuat pemain Skotlandia ini memilih pindah ke Napoli dengan status permanen.
Bermain di bawah asuahan pelatih top Antonio Conte, pemain bernomor punggung 8 ini langsung menjadi idola baru di Naples. Peran baru sebagai gelandang serang di Napoli seolah memberikan napas baru bagi McTominay.
Hingga saat ini, McTominay sudah mencetak 11 gol di Serie A dan membawa Napoli memuncaki Serie A. Dia bahkan sempat terpilih sebagai pemain terbaik pada April di Serie A, usai mencetak 5 gol.
Mason Greenwood
Kasus kekerasan dalam rumah tangga yang menimpa Mason Greenwood seolah menjadi akhir bagi karir sang pemain di Old Trafford. Pernah didapuk sebagai pemain muda potensial, Greenwood justru disingkirkan ke Marseille pada awal musim ini.
Pemain berdarah Inggris dan Jamaika ini justru berhasil membangkitkan kembali karirnya di tanah Prancis. Dia menjadi andalan di lini depan Marseille yang diasuh pelatih nyentrik asal Italia, yaitu Roberto De Zerbi.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
