
Para pemain Barcelona. (Instagram @_rl9)
JawaPos.com – Barcelona memastikan gelar LaLiga yang ke-28 pada Kamis (16/5), Ketika mereka berhasil mengalahkan rival sekota Espanyol dengan skor 2-0, hal ini sekaligus mengamankan keunggulan 7 poin yang tak tergoyahkan dengan sisa 2 pertandingan atas tim pada posisi klasemen kedua yakni Real Madrid.
Dilansir dari laman ESPN pada Jum'at (16/5), Setelah kalah 4-3 atas Barcelona pada Minggu (11/5), Madrid perlu memenangkan 3 pertandingan terakhir dan berharap sang pemuncak klasemen tidak memperoleh lebih dari satu poin dalam sisa pertandingan yang sama untuk mempertahankan peluang matematis guna perebutan juara gelar.
Namun, harapan tipis mereka untuk meraih gelar pupus ketika Lamine Yamal melepaskan tembakan melengkung yang luar biasa ke dalam gawang Espanyol pada menit ke-53, serta Fermín López juga telah mengamankan kemenangan dengan menendang bola dari dalam kotak penalti yang merupakan assist dari Lamine Yamal.
lima menit menjelang akhir pertandingan dimana hasil ini membuat tim asuhan Hansi Flick meraih 85 poin, unggul 7 poin dari juara musim lalu Real Madrid, sementara Atlético Madrid berada di posisi ketiga dengan perolehan 70 poin.
Ini merupakan puncak musim pertama yang luar biasa di Barça bagi pelatih Hansi Flick karena timnya telah memenangkan LaLiga dan Copa del Rey dalam satu musim.
Pihak Catalan mengatakan bahwa trofi akan segera diserahkan guna merayakan bersama para penggemar di kota tersebut. Barca hanya tinggal menunggu hitungan detik untuk merayakan gelar tanpa melangkah ke lapangan Rabu (14/5) namun Madrid berhasil mencetak gol kemenangan di menit akhir melawan Mallorca untuk menjaga harapan tipis mereka tetap hidup.
Namun, Barca sendiri yang mempersulit keadaan dengan meraih kemenangan yang tidak mudah di Espanyol, dimana pertandingan sempat ditunda beberapa menit setelah beberapa penggemar terluka akibat tertabrak mobil di luar stadion.
Tuan rumah bisa dibilang merupakan tim yang lebih baik di babak pertama yang berakhir tanpa gol berkat kiper Barca Wojciech Szczesny yang melakukan penyelamatan refleks brilian untuk menggagalkan upaya Javi Puado dari jarak dekat dalam salah satu dari beberapa serangan balik berbahaya Espanyol.
Tepat ketika Barça nampaknya kehabisan ide tentang bagaimana cara menghancurkan lawannya, sensasi remaja Yamal yang menunjukkan keajaibannya, mencetak gol menakjubkan dengan apa yang kini menjadi ciri khasnya.
Pemain berusia 17 tahun itu mengambil bola di garis sentuh sebelah kanan dan melakukan lari lateral luar biasa sejajar dengan tepi kotak penalti sebelum melepaskan tendangan melengkung di antara dua pemain bertahan dan masuk ke sudut atas gawang.
Gol Yamal menjadi pendorong kepercayaan diri saat Barca mengambil kendali setelah Leandro Cabrera diusir keluar lapangan karena kartu merah dengan langsung menyikut tubuh Yamal pada menit ke-80, pemain pengganti Lopez memastikan kemenangan untuk mengawali perayaan gelar karena berhasil mencetak gol kedua.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
