
Carlo Ancelotti membuang muka saat Eduardo Camavinga berjalan ke ruang ganti usai diusir wasit dalam laga kontra Arsenal di Liga Champions. (Mirror)
JawaPos.com- Gelandang muda Real Madrid, Eduardo Camavinga, akhirnya angkat bicara terkait kartu merah yang diterimanya dalam kekalahan telak 0-3 dari Arsenal di leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (9/4) dini hari WIB. Camavinga mengakui kesalahannya yang membuatnya harus absen di leg kedua dan meminta maaf kepada seluruh pendukung Los Blancos.
Laga di Emirates Stadium berjalan sangat sulit bagi Real Madrid. Tim asuhan Carlo Ancelotti tidak mampu menembus pertahanan rapat Arsenal dan justru dihukum oleh dua gol indah dari Declan Rice lewat situasi bola mati, serta satu gol tambahan dari Gabriel Martinelli. Kekalahan ini membuat Real Madrid menghadapi misi berat di leg kedua yang akan digelar di Santiago Bernabeu pekan depan.
Camavinga, yang tampil sejak menit awal, harus menerima kartu kuning kedua di masa injury time akibat menendang bola dengan kesal, sebuah tindakan yang tak perlu dan berbuah sanksi. Ia pun dipastikan absen di laga penentuan.
Lewat akun media sosialnya, pemain asal Prancis itu menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
"Untuk seluruh Madridistas, saya kehilangan kendali karena frustrasi di akhir pertandingan dan saya meminta maaf atas hal itu. Kita harus terus percaya. Kami membutuhkan kalian di leg kedua. Semua bersama-sama. Hasta el final! Hala Madrid!," tulis Camavinga.
Meskipun tertinggal tiga gol, keyakinan masih dipegang oleh para pemain Madrid. Dengan kekuatan lini serang seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Rodrygo, Los Blancos bertekad membalikkan keadaan di kandang sendiri tempat di mana keajaiban sering terjadi.
Gelandang bintang Madrid, Jude Bellingham, juga memberikan semangat usai laga. Dalam wawancara dengan Amazon Prime, ia menyatakan bahwa semua masih mungkin terjadi.
"Masih ada leg kedua dan itu yang kami pegang. Kami butuh sesuatu yang sangat spesial, sesuatu yang luar biasa, tapi Bernabeu adalah tempat keajaiban. Masih ada 90 menit lagi di rumah kami untuk membalikkan keadaan,"ujar Bellingham.
"Kami dihukum oleh dua momen brilian dan itulah sepak bola di level tertinggi. Tapi kami belum habis. Apa pun masih bisa terjadi di Bernabeu," pungkasnya.
Real Madrid kini menatap leg kedua di Bernabeu dengan tekad membalikkan defisit tiga gol demi menjaga asa mempertahankan gelar dan meraih trofi Liga Champions ketiga dalam empat musim terakhir.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
