Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 April 2025 | 18.58 WIB

Luka Modric di Ambang Perpisahan: Antara Tawaran Menggiurkan Qatar dan Bertahan di Real Madrid

Luka Modric masih tampil konsisten bersama Real Madrid, meski nasibnya berada di persimpangan. (Dok. Real Madrid)

 

JawaPos.com - Nama Luka Modric sudah identik dengan kemegahan lini tengah Real Madrid selama lebih dari satu dekade terakhir. Gelandang asal Kroasia ini tak hanya menjadi pemain penting dalam skuad Los Blancos, tetapi juga simbol dari dedikasi, konsistensi, dan kualitas di atas rata-rata.

Namun, di usia yang hampir menyentuh kepala empat, Modric dihadapkan pada persimpangan jalan besar dalam kariernya. Apakah ia akan menutup karier dengan kejayaan di Santiago Bernabeu, atau mengejar peluang baru dengan iming-iming finansial besar di Timur Tengah?

Kontrak Modric di Real Madrid akan berakhir pada musim panas tahun ini. Namun, hingga kini, belum ada kepastian mengenai masa depannya. Kondisi ini membuka peluang bagi klub-klub lain untuk mendekati sang maestro. Salah satunya datang dari Qatar Stars League yang siap menawarkan bayaran tinggi bagi Modric jika ia memilih meninggalkan Spanyol.

Laporan dari media Spanyol, Marca, mengungkapkan bahwa klub-klub di Qatar sedang mempertimbangkan untuk merekrut Luka Modric pada bursa transfer musim panas nanti. Meski usianya sudah menginjak 39 tahun, Modric tetap menunjukkan performa impresif di bawah asuhan Carlo Ancelotti. Ia telah mencatatkan 47 penampilan di semua kompetisi musim ini, dengan torehan empat gol dan tujuh assist.

Namun, seiring bertambahnya usia, Modric tak lagi menjadi pilihan utama. Ia hanya memulai enam laga di Liga Champions dan 13 pertandingan di La Liga dari awal musim. Meskipun demikian, pengaruhnya di lapangan tetap besar. Ia bahkan dikabarkan masih memendam ambisi untuk bermain bersama tim nasional Kroasia di Piala Dunia 2026—turnamen yang diyakininya akan menjadi panggung terakhirnya di level internasional.

Menariknya, bukan pertama kalinya Modric mendapat tawaran dari luar Eropa. Pada 2023, ia sempat menolak proposal fantastis dari klub Arab Saudi, Al-Ahli, yang mengajukan kontrak senilai EUR 80 juta untuk dua tahun. Modric menolak tawaran tersebut demi bertahan dan mengenakan jersey putih kebanggaan Madrid.

Di sisi lain, Qatar telah menjadi magnet baru bagi pemain-pemain top Eropa yang mencari pengalaman baru sekaligus pemasukan besar jelang akhir karier. Nama-nama seperti Marco Verratti, Hakim Ziyech, Luis Alberto, Julian Draxler, hingga mantan rekan Modric, Joselu, kini bermain di Qatar Stars League. Tak mengherankan jika nama Modric masuk dalam radar mereka.

Namun, berdasarkan laporan yang sama, Modric masih berharap bisa menutup kariernya di Real Madrid. Ia ingin pensiun di klub yang telah membesarkan namanya dan tempat keluarganya sudah menetap dengan nyaman di ibu kota Spanyol. Dalam waktu dekat, ia dijadwalkan menggelar pertemuan penting dengan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, guna membahas kemungkinan perpanjangan kontrak.

Tak bisa dipungkiri, kontribusi Modric terhadap Real Madrid sangat luar biasa. Sejak bergabung dari Tottenham Hotspur pada 2012, ia telah tampil dalam 582 pertandingan dan mencatatkan kontribusi langsung terhadap 136 gol—43 gol dan 93 assist. Dengan 28 trofi bergengsi, termasuk enam gelar Liga Champions, Modric menjadi pemain tersukses dalam sejarah klub dari sisi koleksi trofi.

Lebih dari sekadar statistik, Modric juga mencetak sejarah pribadi. Ia tercatat sebagai pemain tertua, pencetak gol tertua, dan penyumbang assist tertua sepanjang sejarah Real Madrid. Sosoknya menjadi teladan profesionalisme, baik di dalam maupun luar lapangan.

Dengan semua pencapaian tersebut, banyak pihak di internal maupun eksternal klub berharap Real Madrid mau memberi Modric satu musim tambahan. Bukan hanya sebagai bentuk penghargaan atas jasanya, tetapi juga karena ia masih mampu memberikan kontribusi nyata di lapangan, meski dalam kapasitas yang lebih terbatas.

Keputusan terkait masa depan Modric kini ada di tangan Florentino Perez dan manajemen Real Madrid. Akankah mereka memberi satu kontrak terakhir kepada legenda hidup klub ini, atau membiarkannya melangkah ke Timur Tengah demi penutup karier yang berbeda?

Apapun pilihannya, Luka Modric telah meninggalkan warisan yang sulit tergantikan di hati para Madridista. Untuk sementara teka-teki ini masih terus bergulir, dan dunia sepak bola menanti jawabannya dalam beberapa minggu ke depan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore