Jurgen Klinsmann (Sumber Foto : AFP)
JawaPos.com - Perempat final Liga Champions musim ini mempertemukan Inter Milan dengan Bayern Munchen. Laga ini sontak jadi perhatian legendanya, Juergen Klinsmann.
Mantan kapten timnas Jerman pernah bermain untuk kedua klub. Ia lebih dulu berseragam Inter Milan pada 1989 dan bertahan selama tiga musim.
Sempat pindah ke AS Monaco dan Tottenham Hotspur, Jurgen Klinsmann akhirnya kembali ke Jerman untuk berseragam Bayern Muenchen 1995 silam.
Meski cuma dua musim, Klinsmann mampu meraih dua gelar untuk Bayern, yaitu Bundesliga dan Piala UEFA. Sedangkan di Inter ia hanya merengkuh satu trofi.
Walau demikian, waktu bermain yang lebih lama membuat sosok yang mempersembahkan juara Piala Dunia 1990 untuk Jerman mendukung I Nerazzurri pada laga kali ini.
Terlepas dari masa lalu, ia melihat raksasa Italia menerapkan sepak bola indah. Hal inilah yang membuatnya berharap bisa datang ke San Siro untuk memberi dukungan secara langsung.
“Saya mendukung sepak bola indah. Saya pernah bermain untuk kedua tim. saya ingin berada di sana, datang ke San Siro untuk mendukung Inter Milan,” katanya seperti dilansir Football Italia.
“Sangat disayangkan laga ini datang terlalu cepat, di perempat final. Seharusnya ini bisa terjadi di final, di Muenchen. Bayangkan, betapa indahnya,” ia menambahkan.
Mantan nakhoda Korea Selatan ini tidak sekadar berharap Lautaro Martinez dkk yang menang. Lebih dari itu, ia ingin mantan klubnya itu juara Liga Champions musim ini.
Sang legenda Jerman beranggapan Simone Inzaghi punya skuat yang lebih komplet. Apalagi racikan sang pelatih sudah sangat dipahami para pemain di lapangan.
“Sudah saatnya Inter Milan memenangkan Liga Champions lagi. menurut saya mereka telah menciptakan skuat yang luar biasa, ini adalah dua tim, mereka bekerja sama di setiap posisi,” Jurgen Klinsmann menjelaskan.
“Inter punya cara bermain yang bagus dalam formasi 3-5-2 yang membuat para pemain terus berganti posisi. Saya tersenyum saat melihat Bastoni muncul di sayap kiri dan memberikan umpan silang. Mereka sangat menarik untuk ditonton,” tutupnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
