Cesc Fabregas. (Dok. Como)
JawaPos.com - Laga Liverpool vs Paris Saint-Germain di Liga Champions menginspirasi banyak orang. Salah satunya pelatih Como, Cesc Fabregas.
Pertandingan di Anfield tengah pekan kemarin berlangsung menegangkan. Selama 120 menit banyak kejadian tercipta. Yang disorot banyak pihak adalah bagaimana kedua tim bertarung. Mereka sama-sama tampil dalam tempo tinggi.
Banyak peluang tercipta, terutama untuk Liverpool. Tapi kehebatan Gianluigi Donnarumma di bawah mistar membuat tidak ada gol tercipta.
Sementara PSG yang berstatus tim tamu justru mencetak gol cepat di babak pertama. Adalah Ousmane Dembele yang menuntaskan kesalahan lini belakang tuan rumah.
Skor 1-0 membuat laga berlanjut ke babak tambahan dan ditentukan lewat adu penalti. Di sinilah PSG menunjukkan kehebatannya dengan menang berkat dua penyelamatan Donnarumma.
Apa yang terjadi di Anfield membuat Fabregas semringah. Menurutnya itu adalah laga terbaik di Liga Champions musim ini.
“Saya telah menonton banyak pertandingan dan Liverpool vs PSG adalah yang terbaik.” Ungkapnya kepada Sky Sport Italia.
“Saya melihat dua gaya permainan yang menjadi inspirasi Como, terutama dengan pergerakan bek sayap mereka. saya menunjukkan rekaman pemain kepada para pemain saya di sini” ia menambahkan.
Cesc Fabregas menjadikan leg kedua 16 besar Liga Champions sebagai insprasi di waktu yang tepat. Sebab lawan Como pekan ini adalah raksasa Italia, AC Milan.
Menghadapi tim berpengalaman jelas lebih sulit. Terlebih untuk Como. Maklum saja, klub yang dimiliki orang Indonesia ini baru promosi ke Serie A.
“Milan mencetak banyak gol di menit akhir dan itu hal yang wajar, mereka tim Liga Champions,” sambungnya.
“Sementara kami baru berada di tahun pertama Serie A dan harus meningkatkan kemampuan. Ini lebih merupakan masalah waktu daripada kualitas,” tutup Cesc Fabregas.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
