
Inter Milan amankan tiket Final Coppa Italia usai kalahkan Como. (@Inter/X).
JawaPos.com - Inter Milan memastikan tempat di final Piala Italia setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Como di Stadion San Siro, Milano, pada Rabu (22/4). Kemenangan itu diraih lewat comeback spektakuler Inter menjelang akhir laga.
Dilansir dari ESPN, Como sebenarnya tampil impresif sejak awal pertandingan dan unggul lebih dulu pada menit ke-32 lewat gol Martin Baturina yang memanfaatkan asis Ignace Van der Brempt. Gol itu membuat Inter tertinggal 0-1 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Como kembali menekan dan sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-48. Lucas da Cunha mencetak gol dari sudut sempit setelah menerima umpan terobosan Nico Paz yang membuat Inter tertinggal 0-2. Tertinggal dua gol, Inter mulai meningkatkan intensitas serangan. Upaya Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-69 lewat tendangan jarak jauh Hakan Calhanoglu yang memperkecil skor menjadi 1-2.
Baca Juga:Waduh! Persija Jakarta Kehilangan Satu Pemain Kunci di Laga Penting Kontra PSIM Yogyakarta
Momentum kebangkitan Inter pun berlanjut pada menit ke-86, Calhanoglu kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan setelah menerima umpan silang Petar Sucic. Skor pun berubah menjadi imbang 2-2. Hanya tiga menit berselang, tepatnya pada menit ke-89, Petar Sucic mencetak gol kemenangan bagi Inter. Memanfaatkan asis Calhanoglu, Sucic melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang tidak mampu dibendung kiper Como Jean Butez.
Di sisa waktu tambahan, Como berusaha menyamakan kedudukan. Namun, sejumlah peluang emas, termasuk sundulan Marc Oliver Kempf dan tembakan Maxence Caqueret gagal berbuah gol. Pelatih Inter Milan Cristian Chivu dalam wawancaranya usai laga mengaku bangga dengan semangat juang timnya yang mampu bangkit setelah tertinggal dua gol.
“Ini adalah kerja tim. Sejak awal musim semua pemain tampil sangat baik dan siapa pun yang masuk selalu memberikan kontribusi. Para pemain pengganti membaca permainan dengan baik dan memberi dampak besar,” ujar Chivu dikutip dari situs resmi Inter.
Chivu juga mengapresiasi peran penting para pemain pengganti seperti Petar Sucic, Andy Diouf, dan Francesco Pio Esposito yang dinilai tampil penuh keberanian dan determinasi. “Kami tahu Como adalah tim dengan pertahanan terbaik, tetapi kami tetap mampu mencetak gol. Bangkit dua kali melawan mereka dalam waktu berdekatan adalah sesuatu yang khas dari ‘Pazza Inter’,” tambahnya.
Dengan kemenangan itu, Inter Milan melaju ke final Coppa Italia yang akan digelar di Stadion Olimpico, Roma pada 13 Mei. Nerazzurri akan menghadapi pemenang antara Atalanta atau Lazio. Sementara itu, pelatih Como Cesc Fabregas mengakui timnya telah menunjukkan perkembangan, tetapi masih memiliki kekurangan dalam penyelesaian akhir.
“Kami memang tampil cukup baik secara detail, bahkan dalam membaca permainan saya pikir hari ini kami melakukannya dengan sangat baik. Banyak hal yang sebelumnya salah sudah kami perbaiki. Tapi tetap saja, itu belum cukup untuk menang, dan di situlah kami masih kekurangan,” kata Fabregas.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
