Penggawa Al Ittihad, Karim Benzema. (Dok. Stringer)
JawaPos.com - Karim Benzema saat ini menikmati masa-masa di penghujung karirnya bersama Al Ittihad. Kontestan Saudi Pro League itu memboyong penyerang timnas Prancis itu secara bebas transfer pada tahun 2023 lalu. Karim Benzema turut bergabung pada eksodus pemain-pemain dari kompetisi elit Eropa ke belahan bumi lainnya di jazirah Arab.
Saudi Pro League dalam beberapa tahun terakhir kerap berhasil merekrut pemain-pemain top Eropa termasuk rekrutan yang terakhir penyerang muda Jhon Duran oleh Al Nassr pada jeda musim dingin lalu.
Karim Benzema memutuskan untuk melanjutkan karir bersama Al Ittihad setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh Real Madrid. Walaupun tidak sampai pensiun di Santiago Bernabeu, tetapi Karim Benzema rupanya masih menyimpan rasa untuk mantan klubnya tersebut. Keputusannya untuk berkarir bersama Al Ittihad semata karena keinginannya yang sejak lama terbersit untuk hengkang dari Los Blancos ketika sedang dalam puncak performa. Kemudian pilihan yang dijatuhkan untuk membela Al Ittihad karena kemungkinannya sangat kecil untuk bertemu Real Madrid di kompetisi manapun.
"Sudah sejak lama saya selalu memikirkan untuk pergi (dari Real Madrid). Saya ingin meninggalkan Real Madrid ketika saya dan tim sedang dalam performa puncak-puncaknya. Saya merasa waktu saya sudah cukup dan keputusan untuk bergabung ke Al Ittihad karena saya tidak ingin bertemu Real Madrid sebagai lawan di sisa karir dan hidup saya," tegas Benzema dikutip Fabrizio Romano.
Karim Benzema dan Real Madrid sudah seperti dua sisi koin yang saling menyatu. Pemain besar dan fenomenal datang silih berganti namun Karim Benzema selalu jadi pilihan utama di lini depan. Loyalitas Karim Benzema tidak perlu diragukan lagi sebab namanya sudah hadir di Santiago Bernabeu sejak tahun 2009 silam. Dikutip dari Transfermarkt, saat itu Karim Benzema didatangkan dari klub kontestan Ligue 1, Olympique Lyon, dengan mahar sebesar Rp 608,36 Milyar.
"Ketika waktunya tiba, saya menghubungi Presiden (Florentino Perez) dan mengutarakan keinginan saya. Saya bisa memahami pada awalnya beliau tidak mengerti dengan keputusan yang saya maksud. Tetapi saya lagi-lagi merasa waktunya menyerahkan kepada generasi berikutnya. Saya mengatakan bahwa Vinicius Jr dan Rodrygo sudah siap untuk menggantikan saya," kenang Benzema.
Karim Benzema seketika jadi nama utama dalam tiap keberhasilan dan prestasi Real Madrid di semua kompetisi. Tercatat Karim Benzema sudah bermain untuk Real Madrid sebanyak 648 kali di semua kompetisi resmi. Kemudian Benzema juga menyumbang total 354 gol dan 165 asis selama berseragam Los Blancos. Satu penghargaan tertinggi berhasil dia raih ketika masih bermain untuk Real Madrid dengan menyabet penghargaan Ballon D'Or pada tahun 2022 silam. Selain itu, Karim Benzema juga menyumbang 5 trofi Liga Champions untuk Real Madrid.
Karim Benzema juga termasuk dalam satu trio paling berbahaya dalam sepak bola medio tahun 2014-2018. Karim Benzema bersama Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo disebut sebagai trio BBC dan menjelma jadi trio lini serang paling menakutkan di Laliga dan Liga Champions.
Praktis pada masa itu trio Real Madrid ini hanya mendapat saingan sepadan dari trio milik Barcelona yang diisi oleh Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar. Namun secara prestasi di Eropa, trio BBC jelas lebih unggul dengan pencapaian terbaiknya menjadi juara Liga Champions selama tiga musim berturut-turut.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
