Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Februari 2025 | 15.23 WIB

Real Madrid Mengajukan Protes Atas Keputusan Kontroversial Wasit Penyebab Utama Kekalahan Mereka dari Espanyol

Insiden Kylian Mbappe mendapat tekel keras dari Carlos Romero, tetapi tidak mendapatkan hukuman kartu. (Alex Caparros/Getty Images)

JawaPos.com - Real Madrid telah mengajukan protes resmi kepada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dan Kementerian Olahraga Spanyol (CSD) terkait keputusan wasit yang menjadi penyebab kekalahan mereka dari Espanyol pada Minggu (2/2).

Melansir dari ESPN, dewan direktsi Real Madrid dengan mengatakan bahwa pertandingan tersebut merupakan puncak dari pelecehan sistem perwasitan dengan tingkat manipulasi yang tidak dapat dibiarkan begitu saja.

Juara bertahan La Liga itu menelan kekalahan 0-1 di Stadion RCDE, hasil mengecewakan yang membuat keunggulan mereka di puncak klasemen berkurang menjadi hanya satu poin saja dari rival sekotanya Atletico Madrid di peringkat kedua.

Pencetak gol tunggal Espanyol pada menit ke-85, pemain bertahan Carlos Romero, yang sebelumnya mendapat kartu kuning seharusnya diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran keras terhadap Kylian Mbappe.

Dalam surat terbuka setebal empat halaman yang diterbitkan pada Senin (3/2), dewan direksi Los Blancos mengatakan pihaknya mengajukan protes resmi atas pengambilan keputusan wasit Alejandro Muñiz Ruiz dalam pertandingan tersebut, serta keputusan Asisten Video (VAR) Javier Iglesias Villanueva.

“Peristiwa yang terjadi dalam pertandingan melebihi batasan kesalahan manusia. Apa yang terjadi di Stadion RCDE merupakan puncak dari sistem wasit yang sepenuhnya dijatuhkan marwahnya, di mana keputusan terhadap Real Madrid telah mencapai tingkat manipulasi yang tidak dapat lagi diabaikan,” bunyi surat tersebut.

Menyadur dari ESPN, surat tersebut kemudian menyoroti dua insiden utama yang mengundang protes ini: keputusan untuk tidak memberi hukuman kartu merah Romero, dan gol yang dicetak oleh Vinicius Junior dianulir karena pelanggaran yang dilakukan oleh Mbappe.

Real Madrid menggambarkan insiden tackling keras terhadap Mbappe yang dilakukan Carlos Romero sebagai tindakan yang brutal di dunia sepak bola.

"Dalam laporannya, wasit mencatat bahwa tindakan tersebut terjadi saat memperebutkan bola sehingga memutarbalikkan fakta yang terjadi, dengan satu-satunya tujuan membenarkan keputusan kontroversialnya. Keputusan wasit, dan kelambanan VAR, merupakan keseriusan yang tidak perlu dipertanyakan lagi."

“Apa yang perlu dilakukan adalah perubahan secara struktural untuk mencegah kejadian seperti ini terjadi lagi dan lagi, seperti yang telah terjadi berulang kali sehingga merugikan Real Madrid dan integritas liga,” terusan surat tersebut.

Los Blancos meminta RFEF untuk menyerahkan rekaman audio percakapan antara wasit di lapangan dan VAR seputar pelanggaran keras Romero dan gol Vinicius yang dianulir, serta percakapan yang terjadi di ruang VAR.

Real Madrid telah berulang kali mengeluhkan standar wasit di Liga Spanyol, dan saluran televisi klub, Real Madrid TV seringkali menyoroti kesalahan yang dilakukan wasit, sebelum dan sesudah pertandingan.

RFEF dan Komite Wasit yang seharusnya bertanggung jawab mengelola perangkat pertandingan di Spanyol, belum memberi balasan terkait protes tersebut hingga saat ini.

Presiden federasi yang baru terpilih, Rafael Louzan, mengungkapkan bahwa Presiden Madrid Florentino Perez telah memberitahunya bahwa dia ingin melakukan impor wasit asal Inggris, untuk meningkatkan standar wasit di Spanyol.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore