
Rafael Struick saat diperkenalkan oleh Brisbane Roar sebagai pemain baru. (Instagram @brisbaneroarfc)
JawaPos.com - Sudah hampir sepekan Rafael Struick bergabung dalam latihan Brisbane Roar. Penyerang Timnas Indonesia percaya dengan rencana klubnya dan siap untuk mengincar posisi inti di tim utama.
Rafael Struick resmi bergabung dengan Brisbane Roar pada pertengahan September lalu. Dia meninggalkan klub Belanda, ADO Den Haag. Itu jadi kali pertama dia meninggalkan negara kelahirannya.
Setelah bergabung dengan Brisbane Roar, penyerang berusia 21 tahun itu mengaku sudah berbincang dengan tim pelatih. Struick pun antusias dan percaya dengan rencana tim untuk dirinya.
"Saya berbicara dengan pelatih di sini, serta staf. Mereka sangat positif, mereka punya rencana yang bagus untuk saya. Saya berbicara dengan orang-orang di sekitar saya dan saya pikir itu yang terbaik untuk saya dan klub," katanya dalam wawancara resmi Brisbane Roar.
Terkait lingkungan baru, Rafael Struick tak menampik bahwa ada rasa gugup yang menghampirinya saat bergabung dengan Brisbane Roar. Tapi semua pemain, staf, pelatih menyambutnya denhan baik.
"Tentu saja menyenangkan bertemu orang baru, saya tidak akan mengatakan saya gugup, tetapi selalu seperti itu, tidak benar-benar gugup, tetapi semua orang baik, seperti keluarga besar di sini, jadi itu bagus," ucapnya.
Lantas, apa target Rafael Struick di Brisbane Roar? Dia menyatakan hanya ingin melakukan tugasnya sebagai pemain khususnya striker, yakni mencetak gol dan assist.
"Saya hanya mencoba membantu tim sebanyak mungkin dengan gol dan assist, dan kemudian saya berharap itu akan datang dengan sendirinya," katanya.
"Di Brisbane, jadilah pemain yang baik untuk tim utama, bermain sebanyak mungkin, mencetak gol, assist, dan membantu tim," tambah Rafael Struick.
Masuk tim utama memang jadi tujuan utama Rafael Struick terlebih dahulu. Sebab, dia sulit untuk didapatkan olehnya saat membela ADO Den Haag. Struick masih jadi pilihan untuk tim U-21.
Tapi, Rafael Struick beberapa kali dipercaya bermain di tim utama. Total sembilan penampilan telah dimainkan bersama ADO Den Haag di Eerste Divisie, konpetisi kasta kedua Liga Belanda.
Rafael Struick pun mengakui keberadaannya di ADO Den Haag termasuk masa-masa sulit. "Saya bermain di Belanda sepanjang hidup saya juga di masa muda, jadi tentu saja saya menikmatinya," katanya.
"Saat masuk ke tim utama, saya mengalami masa-masa sulit seperti benar-benar mendapatkan posisi kesebelasan utama, jadi itu sulit, tetapi tidak apa-apa," jelas Rafael Struick.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
