
Gary Lineker mengaku tak lagi menyukai VAR setelah gol Arsenal ke gawang Aston Villa dianulir. (sportbible)
JawaPos.com – Legenda Inggris, Gary Lineker, mengaku tidak lagi menyukai VAR lagi setelah gol Arsenal dianulir ke gawang Aston Villa.
The Gunners menderita kekalahan 1-0 dari tim Unai Emery pada Sabtu (9/12) waktu setempat. Kekalahan itu membuat The Gunners kehilangan poin berharga dalam perburuan gelar Liga Premier musim ini.
Gol John McGinn pada menit ketujuh sudah cukup untuk memastikan tiga poin di Villa Park, saat klub West Midlands itu hanya terpaut satu poin dari Arsenal yang berada di posisi kedua.
Namun, seperti yang sering kita lihat di kasta tertinggi musim ini, pertandingan ini bukannya tanpa kontroversi dari VAR.
Mikel Arteta mengira timnya telah menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir ketika Kai Havertz tampak gagal melewati garis, namun VAR menganulirnya karena handball yang dilakukan pemain Jerman itu.
Penggemar Arsenal sangat marah dengan keputusan tersebut, mengklaim bahwa keputusan itu juga menyentuh tangan Matty Cash.
Membahas insiden tersebut di Match of the Day, mantan striker Arsenal Ian Wright menjelaskan: "Bola sangat dekat dengan semua orang. Bola mengenai tangan Matty Cash, mengenai tangan Havertz, namun undang-undang mengatakan bola tidak boleh mengenai tangan Anda di mana pun dan itu adalah tindakan yang paling tepat."
“Keputusan yang konyol. Pemain bertahan bisa secara tidak sengaja melakukan handball, tetapi pemain depan tidak bisa."
Lineker kemudian menyela: "Mengapa kita mencoba menghentikan gol? Orang-orang yang membuat hukum permainan, mengapa mereka melakukan hal itu? Benar-benar aneh.”
"Itu konyol," jawab Wright. "Undang-undang yang paling konyol, bukan hanya hukum sepak bola. Semua hukum di seluruh dunia, multiverse, dan segalanya. Konyol."
Memberikan pendapatnya mengenai teknologi ini, Lineker menambahkan: "Saya harus mengatakan bahwa saya benar-benar tidak menyukai VAR lagi. Saya adalah salah satu dari mereka yang menganjurkan hal itu dan saya sebenarnya merasa sangat bersalah dan saya jelas salah, tapi teknologi tersebut telah merusak permainan indah ini."

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
