
Alexis Mac Allister. (Istimewa)
JawaPos.com - Sebelumnya Mac Allister adalah gelandang berposisi nomor 8 bersama Argentina dan Brighton.
Bermain sebagai posisi nomor 8 Allister dikenal sebagai seorang dengan visi bermain yang brilian, umpan akurat, dan cukup produktif untuk mencetak gol.
Mac Allister menjadi pilar di lini tengah Argentina di piala dunia 2022 saat Tim Tango menjadi juara dunia.Pemain yang kini memperkuat Liverpool mencatatkan 1 gol, 1 assist, 8 key pass dari 6 penampilannya di ajang sepak bola terakbar yang diselenggarakan di Qatar itu.
Sedangkan bersama Brighton pada Liga Inggris musim lalu, Mac Allister memiliki statistik yang mengkilap dengan mencetak 10 gol, 2 assist, dan 4 player of the match dari 31 laga.
Namun kedatangannya bersama Liverpool pada transfer awal musim ini, Mac Allister bertransformasi menjadi pemain nomor 6.
Kebutuhan strategi Klopp yang sedang proses rebuild skuad Liverpool dan menemukan komposisi ideal dengan empat gelandang barunya ini, membuat Mac Allister ditempatkan menjadi deep lying midfielder.
Dalam beberapa laga awal musim ini pemain yang akrab disapa Macca itu terlihat tidak nyaman dan seperti kesulitan memaksimalkan potensi terbaiknya dengan bermain lebih ke dalam di lini tengah.
Namun perlahan tapi pasti, Macca terlihat mulai menikmati peran barunya tersebut. Pada laga melawan West Ham pemain bernomor punggung 10 itu memberikan assist yang indah untuk gol Nunez.
Mac Allister terlihat lebih lengkap saat ini, baik dari kreasi dalam menyerang, perebut bola, penjaga keseimbangan, dan pengatur tempo permainan.
Macca mengakui bahwa skill bertahannya semakin berkembang. Dia mengungkapkan, "Saya pikir saya telah berkembang pesat dalam bertahan, dan saya pikir itu adalah pekerjaan yang bisa saya lakukan dengan baik."
Menilik performa Liverpool dengan peran Macca sebagai nomor 6 terlihat cukup positif dengan menduduki peringkat 4 klasemen dengan koleksi 17 poin atau hanya berjarak 3 poin dari pemimpin klasemen.
Liverpool baru menderita satu kekalahan melawan Spurs itupun diakui oleh PGMOL bahwa ofisial pertandingan melakukan kesalahan besar yang merugikan Liverpool dalam pertandingan.
Performa Macca terlihat positif kendati masih menjadi pertanyaan tentang potensi hebatnya sebagai gelandang serang.
Melihat potensi Macca sebagai pemain nomor 6, pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni memilih eks pemain Boca Juniors itu sebagai Deep Lying Midfielder mirip dengan yang dilakukan Klopp.
Macca berperan sebagai konduktor bagi tim atau menjaga keseimbangan tim.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
