
Sriwijaya FC kembali gagal meraih kemenangan di laga kandang.
JawaPos.com - Bermain dalam cuaca cukup panas di Palembang, laga Sriwijaya FC kontra PSM diawali dengan tempo cukup cepat. Tuan rumah langsung membuka peluang di menit pertama melalui sebuah tendangan sudut. Bola umpan Sahrian Abimanyu mengarah tepat kepada N,Diaye, sayang sundulannya masih terlalu lemah.
PSM tak mau jadi tim yang tertekan. Mengandalkan serangan dari sektor kanan, tim Juku Eja berani melakukan tekanan terhadap pertahanan tuan rumah. Namun, pertahanan Sriwijaya yang masih solid tak memberi kesempatan bagi penyerang PSM untuk merancang permainan yang membahayakan.
Menit 9 Marckho Sandy mampu menerobos hingga kotak penalti PSM. Umpan mendatar yang dikirim Marckho masih mampu diantisipasi pemain PSM dan hanya menghasilkan lemparan ke dalam.
Tuan rumah kembali mampu menerobos pertahanan PSM melalui sisi kiri area lawan pada menit 16. Kali ini Esteban Vizcarra yang memanfaatkan lubang di pertahanan tim tamu. Namun, lagi-lagi umpan silang yang dikirim skuad Sriwijaya dimentahkan Steven Paulle.
PSM tampaknya lebih memilih fokus untuk bertahan. Hal ini terlihat dengan menumpuk banyak pemain di area pertahanan. Juku Eja kerap menyisakan Ferdinand Sinaga ketika timnya mendapat tekanan dari Sriwijaya. Mereka melakukan serangan balik ketika bola berhasil direbut.
Strategi ini sempat memberi peluang bagi PSM pada menit 33. Bola yang dikuasai Ferdinand dalam situasi serangan balik dikirim kepada Guy Junior. Meski ada Ferdinand dan M Rahmat yang berada di posisi lebih terbuka. Namun Guy Junior lebih memilih menendang bola yang ternyata arahnya melenceng jauh dari gawang Teja Paku Alam.
Setelah hanya beberapa serangan berbahaya saja yang mampu dilakukan kedua kubu, babak pertama pun berakhir. Tak ada gol yang tercipta sepanjang 45 menit pertama.
Sriwijaya tampil lebih menyerang pada 15 menit awal babak kedua. Bahkan Hamka Hamzah yang di babak pertama jarang berada di garis tengah lapangan, kini justru sering bergerak memasuki wilayah pertahanan PSM.
Namun, pola serangan Sriwijaya tetap selalu berawal dari pergerakan Vizcarra. Pemain yang masih memiliki kemampuan driblling mumpuni ini jadi andalan untuk menerobos. Sementara Guy Junior, Jalilov dan Patrich Wanggai membuka ruang. Pola ini belum cukup kuat untuk menggoyang pertahanan tim tamu yang tampil cukup solid dan disiplin.
Namun, perlahan tapi pasti, serangan yang dibangun 4 pemain Sriwijaya itu makin padu dan apik. Memaksa para pemain PSM untuk lebih fokus ke pertahanan mereka. Beruntung belum ada sentuhan akhir yang apik dilakukan skuad Laskar Wong Kito.
PSM pun tetap andalkan serangan balik di babak kedua ini. Menjadikan kecepatan M Rachmat dan Ferdinand, serangan balik PSM sempat membuat pertahanan tuan rumah kocar kacir pada menit 68. Beruntung Teja Paku Alam tampil tenang untuk menghentikan upaya Asnawi. Ini menjadi peluang terbaik yang dimiliki PSM sepanjang laga.
Sepanjang babak kedua, serangan kedua kubu terlihat lebih berkualitas. Namun, dengan diimbangi oleh pertahanan yang solid, belum ada serangan yang mampu menggoyang jala masing-masing tim.
Sriwijaya kembali mendapat peluang melalui set pieces yang kedua sekitar menit 88. Yu Hyun Koo kembali menjadi eksekutor. Sayang, untuk kedua kalinya pula pemain asal Korea Selatan itu hanya bisa menendang bola jauh di atas mistar Rivky Mokodompit.
Peluang terbaik didapat Adam Alis, satu menit jelang akhir pertandingan. Sayang tendangan lob eks pemain Arema FC itu tepat mengenai bagian atas mistar gawang. Padahal posisi Rivky sudah terlanjur ke depan. Sriwijaya belum beruntung.
Sriwijaya pun kembali meraih hasil imbang untuk kedua kalinya ketika tampil di kandang sendiri. Laskar Wong Kito masih belum sanggup meraih kemenangan kembali di Liga 1 2018. Mereka kembali harus berbagi poin dengan tamunya, PSM Makassar.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
