Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 April 2018 | 05.30 WIB

Ngaku TNI, Pria Viral Penghalang Ambulan Jadi Buronan Kodam

ILUSTRASI Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan video amatir seorang pria yang menghalangi laju ambulan di jalan raya. - Image

ILUSTRASI Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan video amatir seorang pria yang menghalangi laju ambulan di jalan raya.

JawaPos.com - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan video amatir seorang pria yang menghalangi laju ambulan di jalan raya. Video itu pun sudah dibagikan berulang kali oleh netizen dan akhirnya menjadi viral. 


Belum diketahui lokasi pasti video itu diambil. Namun saat itu, seorang pria yang memnggunakan mobil pribadi berplat BK 1314 GM tidak memberikan jalan kepada ambulan yang sirinenya meraung-raung.


Seorang pesepeda motor yang merekam aksi itu sempat meminta pengemudi mobil memberikan jalan. Namun pria dalam mobil marah, dan mengaku sebagai anggota TNI. Kini pria itu dicari oleh Kodam I/Bukit Barisan. Dia dianggap sudah menjelekkan institusi TNI


Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Inf Edy Hartono mengatakan, pihaknya hampir memastikam pengemudi yang mengaku sebagai anggota TNI bukan personelnya. 


“Saya sudah terima dan lihat videonya. Kami sudah tindaklanjuti dan sebarkan ke satuan-satuan di Kodam I Bukit Barisan. Hasilnya sejauh ini tidak ada satu pun yang mengenali yang bersangkutan sebagai anggota kita,” jelas Edy Hartono, Minggu (15/4).


Menurutnya, wajah pengemudi mobil tidak terlihat jelas dalam rekaman itu. Pihaknya juga menyayangkan video itu terhenti saat si pengemudi turun dan menjumpai pesepeda motor. 


Edy kembali mengatakan dirinya tidak meyakini kalau pria yang dimaksud dalam video tersebut adalah anggota TNI. Karena mereka sudah dididik untuk mendahulukan kepentingan masyarakat. 


“Jangankan memberi jalan ambulan, kendaraan Kaveleri kita bahkan pernah jadi ambulans dadakan untuk membantu warga,” jelas Edy.


Begitupun, pihak Kodam I Bukit Barisan terus melakukan penyelidikan. Mereka masih mencari pria dalam rekaman video yang viral di media sosial itu. 


Jika terbukti bukan anggota TNI, pria itu akan diserahkan ke kepolisian. Selain menjadi tentara gadungan, dia juga telah menjelekkan nama baik TNI.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore